Slamet Ambari Meninggal, Ada Hubungan dengan Trombosit Arteri

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Slamet Ambari. Dok.TEMPO/Fakhri Hermansyah

    Slamet Ambari. Dok.TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor Slamet Ambari dkabarkan meninggal tadi pagi sekitar pukul 6.40 WIB di Rumah Sakit Kariadi, Semarang. Kabar tersebut diterima Ifa Isfansyah dari sutradara film Turah, Wicaksono Wisnu Legowo.

    "Pak Slamet Ambari meninggal tadi jam 6.40, di RS Karyadi. Kemarin sebelum dibawa ke Semarang aku telponan sama Manajernya, katanya ada hubungannya dengan trombosit arteri, pas di RS Tegal aku sempet ketemu pak Slamet, paha atasnya bengkak," demikian pesan yang ditulis Wisnu kepada Ifa yang disampaikan kepada Tempo, Senin 18 Februari 2019.

     Ifa menuturkan sempat bertemu dengan Slamet beberapa bulan lalu. Menurut Ifa, saat itu Slamet terlihat lebih bersemangat. "Tubuhnya lebih berisi. Beberapa peran di film telah ia jalani. Senang sekali mendengarnya. Tapi perjalanan hidup seseorang tidak ada yang tahu. Terima kasih untuk peran-peran yang telah kau hidupkan untuk selama-lamanya. Hidup kita sementara, film abadi. Selamat jalan, Slamet Ambari!" tulis Ifa tadi pagi.

    Baca: Slamet Ambari, Pemeran Jadag dalam Film Turah Meninggal

    Totalitas yang ditunjukkan Slamet Ambari memerankan Jadag dalam film Turah berbuah manis. Ia meraih penghargaan sebagai Aktor Pilihan Tempo 2017. Aktor teater ini berhasil mengalahkan empat nominasi lain dalam kategori ini. Dalam film Turah, sebagai Jadag, Slamet Ambari harus menampilkan karakter seorang pemabuk miskin di Kampung Tirang, sebuah kampung miskin di pesisir Tegal.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.