BTP Dikabarkan Segera Menikah, Pengacara Belum Terima Undangan

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (tengah) berfoto dengan kerabatnya di Jakarta, Kamis, 24 Januari 2019. Bripda Puput adalah polisi wanita yang dikabarkan akan dinikahi Ahok sebebas dari penjara. ANTARA/Tim BTP

    Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (tengah) berfoto dengan kerabatnya di Jakarta, Kamis, 24 Januari 2019. Bripda Puput adalah polisi wanita yang dikabarkan akan dinikahi Ahok sebebas dari penjara. ANTARA/Tim BTP

    TEMPO.CO, Jakarta - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atau BTP kabarnya akan menikahi Bripda Puput Nastiti Devi, yang berusia 30 tahun lebih muda. Kabar bahagia ini sempat dibenarkan oleh ayah Puput, Aiptu Teguh Sriyono, kepada media.

    Kami pun penasaran apakah undangan pernikahan Ahok - Bripda Puput sudah disebar. Josefina Agatha Syukur selaku pengacara Ahok mengaku bahwa dirinya belum menerima undangan pernikahan. "Belum (terima undangan pernikahan Pak BTP)," ucap Josefina Agatha Syukur kepada tabloidbintang.com, Selasa, 29 Januari 2019.

    Josefina sendiri mengaku sampai sekarang masih menjadi pengacara Ahok. Namun untuk masalah pribadi kliennya, dia tegas mengatakan tak mau ikut campur. "Tetap menangani, bantu-bantu beliau. Tapi kan enggak ikutan masalah pribadi. Saya murni cuma jadi lawyer-nya saja," tuturnya.

    Josefina dalam kesempatan itu mengatakan, untuk masalah undangan atau teknis pernikahan, dia meminta untuk ditanyakan langsung kepada yang bersangkutan atau kepada asisten pribadi BTP.

    Baca: BTP Bebas, Ernest Prakasa Ikut Bahagia

    Sempat beredar kabar Ahok akan menikah dengan Puput pada 15 Februari 2019 mendatang. Namun ayah Puput membantah putrinya akan menikah di tanggal itu. "Ya itu kan belum benar tanggal berapanya. Tanya saja ke Puput, takutnya orang tua yang jawab malah takut salah persepsi," tutur Teguh, ayahanda Puput Nastiti Devi.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.