Ciptakan Lagu Jogja Istimewa, Ini Janji Marzuki Kill The DJ

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Musisi Marzuki Mohammad datangi Polda DIY melaporkan dugaan plagiat atas lagu Jogja Istimewa ciptaannya yang digunakan untuk kampanye pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Selasa (15/1). (Tempo/Pribadi Wicaksono)

    Musisi Marzuki Mohammad datangi Polda DIY melaporkan dugaan plagiat atas lagu Jogja Istimewa ciptaannya yang digunakan untuk kampanye pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Selasa (15/1). (Tempo/Pribadi Wicaksono)

    TEMPO.CO, Yogyakarta -Musikus Marzuki Mohammad alias Marzuki Kill The DJ menuturkan dari puluhan karya lagu yang telah ia ciptakan dan nyanyikan bersama kelompok Jogja Hip Hop Foundation, lagu Jogja Istimewa seolah sudah menjadi paling sakral untuknya pribadi.

    Lagu yang dibuat karena terinspirasi kepemimpinan Raja Keraton Sri Sultan Hamengku Buwono IX dari buku Tahta Untuk Rakyat itu, bahkan juga tak akan pernah dijual Marzuki untuk kepentingan komersil apapun. Lebih-lebih untuk kepentingan politik praktis.

    “Mungkin ada 10 kali tawaran iklan komersil yang mau memakai lagu Jogja Istimewa itu dan mengubah liriknya, tak ada satu pun yang saya izinkan,” ujar Marzuki ditemui di Polda DIY.

    Marzuki sendiri telah melaporkan akun media sosial pendukung capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang telah menyebarkan video lagu Jogja Istimewa yang diubah liriknya untuk kepentingan politik. Pelaporan itu terkait pelanggaran hak cipta atas lagu ciptaannya itu.

    “Sudah menjadi prinsip saya tak akan pernah mengotak-atik lagu Jogja istimewa itu, untuk kepentingan komersial ataupun politik,” ujarnya.Musisi Marzuki Mohammad datangi Polda DIY melaporkan dugaan plagiat atas lagu Jogja Istimewa ciptaannya yang digunakan untuk kampanye pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Selasa, 15 Januari 2018. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Marzuki menuturkan, sebelum video lagu Jogja Istimewa yang diubah liriknya itu diviralkan di media sosial oleh akun atas nama @cakKhum, tak pernah ada pihak dari kubu pendukung Prabowo-Sandi yang menghubunginya terkait penggunaan lagu itu.

    “Kalau ada yang menghubungi saya tentu tidak akan terjadi to (pelaporan ke polisi)?” ujarnya.

    Marzuki menuturkan sebenarnya tuntutan dari pihaknya atas penggunaan lagu itu ada permintaan maaf resmi dari pihak yang menyebarkan video itu. “Tapi karena tidak ada permintaan maaf sama sekali dan malah tidak dihapus dari akun yang menyebarkan pertama kali. ya sudah saya laporkan,” ujarnya.

    Baca: Marzuki Kill The DJ Laporkan Pendukung Prabowo yang Comot Lagunya

    Tak berhenti melaporkan @CakKhum, Marzuki juga akan menelusuri siap pihak yang telah mengganti lirik lagu Jogja Istimewa itu.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.