Aktor Torro Margens Meninggal di Sukabumi

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Torro Margens saat ditemui usai press screening film terbarunya, D. P. O., di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta, 15 September 2016. TEMPO/Dini Teja

    Torro Margens saat ditemui usai press screening film terbarunya, D. P. O., di XXI Epicentrum Kuningan, Jakarta, 15 September 2016. TEMPO/Dini Teja

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktor senior Torro Margens atau Sutoro Margono meninggal pada dini hari tadi, pukul 00.45. Kabar tersebut berdasarkan unggahan di Instagram pribadi Toma Margens, anak dari Torro. "Minta maaf atas semua kesalahan ayah, ya temen-temen," tulis dia di unggahannya, Jumat, 4 Januari 2019.

    Toma menjelaskan, ayahnya sedang mengalami sakit. Namun, saat ini Torro sudah tidak merasakan sakit lagi dan tenang di sisi Tuhan. "Ayah sudah tenang dalam tidurnya," ucap dia.

    Torro Margens meninggalkan seorang istri yang bernama Yustinawati dan tiga orang anak. Rencananya, Torro akan dikebumikan di Sukabumi, Jawa Barat. Saat ini, jenazah disemayamkan di Perumahan Asri Vilage.

    Semasa hidupnya, Torro mengabdikan dirinya pada dunia perfilman. Torro dikenal dengan peran antagonisnya di berbagai film dan sinetron.

    Torro Margens. dok.TEMPO

    Film pertama yang diperankan Torro ialah Neraka Perempuan pada tahun 1974. Setidaknya ada 60 judul film layar lebar yang diperankan oleh Torro hingga tahun 2018.

    Baca: Didik Nini Thowok Dikabarkan Meninggal, Ini Kata Sahabat

    Selain piawai berakting, Torro juga menjadi sutradara untuk beberapa film. Yaitu, Bercinta Dalam Badai (1984), Preman (1985), Yang Perkasa (1986), Pernikahan Berdarah (1987), Lukisan Berlumur Darah (1988), dan lain-lain.

    Tonton video aktor senior Torro Margens meninggal dunia disini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.