Pengacara Fariz RM Kecewa Kliennya Terseret Kasus Narkoba Lagi

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fariz RM memasuki ruang sidang saat menjalani sidang pembacaan eksepsi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 16 Maret 2015. Dalam pembacaan eksepsi, Fariz minta untuk tidak diadili tetapi ditempatkan di rumah rehabilitasi. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Fariz RM memasuki ruang sidang saat menjalani sidang pembacaan eksepsi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 16 Maret 2015. Dalam pembacaan eksepsi, Fariz minta untuk tidak diadili tetapi ditempatkan di rumah rehabilitasi. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Syafri Noer, pengacara Fariz RM, 59 tahun, saat terjerak kasus nakoba 2015, mengaku kecewa karena musisi senior itu kembali terseret kasus yang sama.

    "Iya pasti lah (kaget). Kami selaku penasehat hukum beliau yang menampingi kasusnya di tahun 2015 tentu saja kecewa," kata Syafri Noer di Jakarta, .

    Fariz RM ditangkap di kediamannya di bilangan Pondok Aren, Tangerang, Banteng, Jumat (24/8) pagi. Ini adalah untuk ketiga kalinya pelantun Sakura Dalam Pelukan itu diringkus untuk kasus yang sama.

    Tetapi Syafri Noer berharap pecandu narkoba direhabilitasi dan bukan dipenjara. "Menurut kami itu efek dari penerapan hukum yang tidak tepat. Seharusnya pecandu narkoba hukumannya direhab bukan dipenjara. Karena penjara tidak akan membuatnya sembuh," tutur Syafri Noer.

    Fariz RM pernah terseret kasus narkoba pada 2007 dan 2015 lalu. Kali ini kepolisian Resor Jakarta Utara menangkap Fariz RM terkait kasus narkoba. Polisi menyita barang bukti berupa dua paket plastik klip yang diduga sabu. Lalu  9 butir alprazolan, dua butir dumolit dan alat hisap sabu.

    TABLOID BINTANG | IMAM HAMDI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.