Minggu, 21 Oktober 2018

Gandeng JKT48, Asian Games 2018 Tak Hanya Tampilkan Olahraga

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • JKT48 turut tampil dalam acara pembukaan 60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Jepang di halaman Museum Fatahilah, Jakarta, 19 Januari 2018. Maria Fransisca Lahur.

    JKT48 turut tampil dalam acara pembukaan 60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Jepang di halaman Museum Fatahilah, Jakarta, 19 Januari 2018. Maria Fransisca Lahur.

    TEMPO.CO, Jakarta - Usaha memeriahkan pelaksanaan Asian Games 2018 masih berlanjut. Kali ini, Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) bekerja sama dengan grup musik JKT48 menyajikan sport presentation.

    Baca: Priscillia Sari Dewi Mundur dari JKT48

    “Asian Games tak cuma menyajikan olahraga, tapi juga entertainment,” ujar Ketua Panitia Penyelenggara Asian Games 2018, Erick Thohir, saat konferensi pers pengumuman kerja sama di FX, Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat, 10 Agustus 2018.

    Sport presentation yang dimaksud, diwujudkan dalam bentuk video yang akan diputarkan di setiap arena cabang olahraga Asian Games. Video tersebut ditujukan untuk mengedukasi dan mengenalkan cabang olahraga kepada masyarakat.

    JKT48 nantinya akan membintangi lebih dari 60 video sport presentation. Video yang dibuat merupakan hasil kerja sama pihak Inasgoc, JKT48, dan promotor 360 Brothers.

    Perwakilan 360 Brothers, Fariq Abdul Halim, mengatakan JKT48 tak hanya terlibat dalam video, tapi akan melaksanakan pertunjukan musik di venue Asian Games 2018. “Kita juga mengadakan show sebanyak 36 kali,” ujar Fariq menjelaskan.

    Tak hanya itu, JKT48 akan menjadi pembawa acara di berbagai pertandingan. Setidaknya, ada 60 nomor dari 40 cabang olahraga Asian Games 2018 yang akan mereka pandu.

    MUHAMMAD ABI MULYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.