Mobil Bekas dan Malila Bakal Diputar di FMM 2018

Reporter:
Editor:

Dian Yuliastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pendukung dan penyelenggara Film Musik Makan 2018. Cornelio Sunny, Harlan, Adrian Yunan, Mieske Taurisia, Ismail Basbeth. TEMPO/Dian Yuliastuti

    Para pendukung dan penyelenggara Film Musik Makan 2018. Cornelio Sunny, Harlan, Adrian Yunan, Mieske Taurisia, Ismail Basbeth. TEMPO/Dian Yuliastuti

    TEMPO.CO, Jakarta -Memanjakan mata, telinga dan lidah sekaligus, mengapa tidak? Helatan Film Musik Makan (FMM)2018 akan kembali hadir menyapa. Kali ini tujuh film baru, termasuk film yang masuk dalam festival film internasional seperti  film Mobil Bekas dan Kisah-kisah dalam Putaran dan Malila:The Farewell Flower akan diputar. FMM 2018 akan digelar oleh Kolektif di Goethe Institut pada 10 Maret 2018 dan di Bandung bekerja sama dengan Bahasasinema di selenggarakan di Spasial pada 11 Maret 2018.

    Ketujuh film yang akan diputar antara lain Mobil Bekas dan Kisah-kisah dalam Putaran (Ismail Basbeth), Waung (Wregas Bhanuteja), Elegi Melodi (Jason Iskandar), Joko (Suryo Wiyogo), Happy Family (Eden Junjung), Madonna (Sinung Winahyoko) dan Malila:The Farewell Flower (Anucha Boonyawata).

    Ismail Basbeth dan Cornelio Sunny menjelaskan filmnya adalah film alternative yang dibuat dengan proyek saweran. Film ini merupakan film besutan Ismail Basbeth dan Sunny bertindak sebagai produser sekaligus pemain. Film ini diproduksi di bawah Bosan Berisik Lab. Film ini berhasil diputar di Festival Film Internasional di Busan dan Tokyo.

    Untuk musik akan disajikan oleh Rental Video yang merupakan kolaborasi Adrian Yunan, Harland, dan Andri Broer. Mereka akan menyajikan musik-musik yang terinspirasi dari musik film dan film-film jadul. “Ada mengenang Kasino, karena saya paling terkesan dengan film-film Warkop,” ujar Adrian.

    Adrian dan Harlan semula hanya ngobrol dari memori film lawas yang masih mereka ingat. Seperti Harlan yang sangat teringat pada film yang dibintangi aktris Lydia Kandau—Keluarga Markum. Mereka baru menyadari ada kekuatan yang mendorong orang untuk menonton film lawas hingga rela meminjam video filmnya di tempat rental.”Dari ngobrol itu terus kami mulai mendiskusikan lebih lanjut. Kesulitan kami ketika kami mau mencipta musik kesulitan untuk melihat filmnya lagi,” ujar Harlan.

    Untuk menghalau lapar saat menonton seharian, pesta kuliner akan disajikan Lapak Makan Sineas dengan menu Kerang dan Roti Jala dari Kedai Medan (Tia Hasibuan), Mie Ayam kecombrang dan mi cumi hitam dari Nasi Pedes Cipete (Lola Amaria) dan Babi Panggang dari Panggang Bro (Batara Goempar) serta Kata Kopi (Joshua Dwi). Untuk mendukung acara ini, penonton diwajibkan membayar donasi  untuk tiket menonton sebesar Rp 150 ribu untuk di Jakarta dan Rp. 100 ribu di Bandung. DIAN YULIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.