Gong Yoo Merasa Sulit Menjaga Privasi Hidupnya

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gong Yoo. soompi.io

    Gong Yoo. soompi.io

    TEMPO.CO, Jakarta -  Popularitas Gong Yoo meningkat drastis setelah serial Goblin meledak di Asia. Gong Yoo juga merasakan banyak yang berubah dari dirinya seiring melonjaknya popularitas dirinya.

     “Terkadang saya merasa tidak cocok menjadi aktor. Saya merasa baik-baik saja di depan kamera tetapi ketika berada di publik, saya menjadi sangat pemalu. Saya ingin memisahkan kehidupan pribadi dan hidup saya sebagai aktor, tapi saya tahu sulit bagi publik menerimanya,” kata Gong Yoo.

    Gong Yoo menyampaikan bahwa menjadi populer tidak selalu membawa kesenangan baginya. Media yang selalu mengeksposnya membuat Gong Yoo sulit menjaga privasi. Ia merasa kehidupan aktor terlalu banyak diungkap media ke publik. Masyarakat akan selalu menghakimi para aktor berdasarkan cara hidup mereka dan citra yang hanya ditampilkan media. Bahkan, hanya dari karakter yang dimainkan.

    Di sisi lain Gong Yoo tetap membutuhkan ruang untuk kehidupan pribadinya, jauh dari sorotan kamera dan pemberitaan media. Karena hal itu juga, Gong Yoo berusaha untuk tidak banyak membuka kehidupan pribadinya, bahkan dengan tidak membuat akun sosial media.

    Gong Yoo dikenal penggemar drama Korea di Indonesia pertama kali melalui serial Coffee Prince sepuluh tahun lalu. Tahun 2016 namanya kembali melejit setelah membintangi film box officeTrain to Busan, yang memecahkan rekor 10 juta penonton. Popularitasnya melonjak setelah serial Goblin tercatat sebagai serial drama Korea berating tertinggi di jaringan televisi berbayar Korea tahun ini. 

    Gong Yoo juga bercita-cita mewujudkan impiannya bekerja sama dengan aktor dan sutradara favoritnya untuk memproduksi film sendiri sehingga ia bisa menyampaikan pesan pribadinya kepada publik. 

    JENNY WIRAHADI – TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?