Aktor Fast Furious Diundang untuk Menghadiri Film Joe Taslim

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Joe Taslim. Tempo/Aditia Noviansyah

    Joe Taslim. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Produser Falcon Pictures, Frederica, sudah mengirim undangan kepada aktor Fast and Furious 6 untuk menonton film Surat Kecil Untuk Tuhan setelah Joe Taslim mengungkapkan keinginan agar rekan-rekannya itu diajak datang ke Indonesia.

    "Undangan sudah dikirim, masih menunggu konfirmasi," kata Frederica Rabu, 31/5.  Ada dua aktor yang diundang, yaitu Vin Diesel dan Sung Kang.  teman Joe Talsim, Sung Kang, diperkirakan bisa menghadiri undnagan itu. "Tapi kita masih harus menunggu konfirmasi juga," kata dia. Sung Kang memang dekat dengan Joe selama syuting.  "Mudah-mudahan bisa datang ya untuk support Joe."

    Film Surat Kecil Untuk Tuhan akan tayang serentak di seluruh bioskop di Indonesia pada Lebaran 2017. Film ini dibintangi oleh Joe Taslim, Bunga Citra Lestari, Aura Kasih, Lukman Sardi, Ben Joshua, Maudy Koesnaedi, dan artis-artis cilik lainnya.

    Film ini mengambil lokasi syuting di Indonesia dan Australia.

    Surat Kecil Untuk Tuhan menceritakan tentang kisah pilu kehidupan kakak beradik yatim piatu, Anton dan Angel. Keduanya terjebak dalam suatu sindikat yang memanfaatkan anak-anak terlantar untuk  menjadi pengemis jalanan.

    Hingga satu peristiwa Angel mengalami kecelakaan di jalan raya. Ketika Angel sadar, ia sudah ditinggalkan seorang diri di rumah sakit tanpa abangnya.

    15 tahun berlalu, Angel yang diperankan Bunga Citra Lestari tumbuh menjadi perempuan cantik dan pandai. Ia  bertemu dengan Martin, yang dimainkan Joe Taslim, seorang dokter muda asal Indonesia yang membuatnya jatuh cinta.  Meski demikian Angel tetap dihantui oleh masa lalu dan kenangan tentang Anton. Ia lalu memutuskan kembali ke Jakarta untuk mencari keberadaan sang kakak.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kasus Kartel Harga Tiket Pesawat Siap Disidangkan

    Komisi Pengawas Persaingan Usaha menduga mahalnya harga tiket pesawat disebabkan pasar oligopolistik. Citilink dan Lion Air diduga terlibat.