Lulus S2 Hukum, Tina Toon Gabung ke Firma Hukum

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Tina Toonita yang biasanya merayakan Imlek bersama keluarga besarnya, tahun ini terpaksa hanya merayakan dengan Oma dan adiknya. Karena banjir melanda Jakarta dan Pantura membuatnya tidak bisa berkumpul dengan keluarga lainnya termasuk orang tuanya yang tinggal di Subang. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    Artis Tina Toonita yang biasanya merayakan Imlek bersama keluarga besarnya, tahun ini terpaksa hanya merayakan dengan Oma dan adiknya. Karena banjir melanda Jakarta dan Pantura membuatnya tidak bisa berkumpul dengan keluarga lainnya termasuk orang tuanya yang tinggal di Subang. TEMPO/Jacky Rachmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Bahagia tengah dirasakan penyanyi Tina Toon. Setelah 2,5 tahun menjalani kuliah S2 Magister Ilmu Hukum Universitas Tarumanegara, Jakarta, Tina akhirnya dinyatakan lulus.

    Tina tak menyangka sama sekali dia lulus cepat. "Senang banget lulus. Enggak nyangka cepat begini, he-he-he," ucap Tina kepada tabloidbintang.com, Senin, 6 Maret 2017.

    Baca juga: Jurus Tina Toon 'Money Get Money'
     
    Dalam sidang tesis yang dilaksanakan pada Ahad, 5 Maret 2017, Tina mendapat nilai memuaskan. Tina menjawab setiap pertanyaan dosen penguji dengan lancar. "Puji Tuhan enggak ada halangan," ucap Tina.

    Setelah lulus S2, Tina mengaku akan bergabung dengan sebuah firma hukum (law firm) di Jakarta. "Sekarang, sih, bantu law firm saja sama buat legal perusahaan keluarga," kata artis yang namanya melambung lewat lagu Bolo Bolo ini. 
     
    Tina mengaku belum bisa melakukan praktek menjadi pengacara lantaran belum menyandang gelar S1 Ilmu Hukum. "Aku harus ambil S1 Hukum dulu untuk bisa jadi pengacara," kata lulusan S1 Jurusan Sistem Informasi Universitas Bina Nusantara Jakarta ini.

    TABLOID BINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.