Minggu, 25 Februari 2018

Oon Project Pop Meninggal, Ahok Kirim Bunga Duka

Oleh :

Tempo.co

Jumat, 13 Januari 2017 20:37 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Oon Project Pop Meninggal, Ahok Kirim Bunga Duka

    oon tidka hanya mendapatkan dukungan untuk sembuh dari para personel Project Pop atau teman-teman dekat lainnya, tetapi juga didapat dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dimana Project Pop sebagai salah satu dari bagian Teman Ahok. instagram.com

    TEMPO.CO, Bandung  - Rumah personel Project Pop Mochammad Fachroni alias Oon yang meninggal pada hari ini, Jumat 13 Januari 2017 terus dibanjiri kiriman karangan bunga, tidak terkecuali dari orang nomer satu Jakarta, Gubernur non aktif Basuki Tjahaja Purnama.

    Selama hidup Oon dikenal sangat senang bersosialisasi dengan banyak orang, bukan hanya para pejabat dan rekan sesama artis seperti group band the Titans dan Nidji. Ia juga aktif di  komunitas Waduker Vespa.

    Menurut tetangga dekat almarhum, Firmansyah, 30 tahun, rekan-rekan sesama artis sering mengunjungi bahkan menginap di rumahnya, seperti Tika, Gugum dan Udjo. Bahkan menurut Firman, Gugum merupakan teman dekat yang sering menginap di rumah Oon.

    "Saya sering bantu-bantu di rumah almarhum, jadi saya tahu kalo Gugum sering nginep, orangnya ramah banget. Bahkan 2 bulan terakhir almarhum sering bolak balik Boromeus, masih ada teman-teman yang datang" ujar Firmansyah.

    Selain itu para anggota club Wadukers Vespa Indonesia yang hadir di rumah duka menuturkan kenangan mereka bersama almarhum di saat-saat terakhir, yang masih sangat bersemangat mempersatukan para anggota WV ID.

    "Dia orang yang sangat bersemangat, bahkan saat dia sakit, 2 bulan lalu sehabis 2 jarinya diamputasi, ia masih nyemangatin kita untuk terus kumpul bareng, karena kita udah kaya keluarga" ujar Boy Ramdan, salah satu anggota WV Id.

    DWI RENJANI


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.