Dave Laksono Kritik Pengurangan Jam Kerja Wanita

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dave Laksono. TEMPO/Wahyu Setiawan

    Dave Laksono. TEMPO/Wahyu Setiawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Wacana pengurangan jam kerja bagi perempuan terus menuai kritikan. Anggota Komisi I DPR, Dave Laksono, pun tidak setuju jika kebijakan itu dicanangkan. (Olga Lydia Tak Setuju Pengurangan Jam Kerja Perempuan)

    Bagi Dave, pengurangan jam kerja bagi perempuan justru akan membatasi kaum Hawa dalam berkarirr. "Mungkin tujuannya untuk memberikan ruang agar ibu bisa lebih dekat dengan anaknya," kata Dave kepada Tempo, Senin, 8 Desember 2014. (Baca: Menteri Perempuan Protes Pengurangan Jam Kerja PNS)

    Jika itu tujuannya, Dave mengusulkan beberapa alternatif yang bisa dicanangkan, seperti penyediaan fasilitas pendukung bagi perempuan di kantor. "Menyiapkan fasilitas untuk ibu dan anak, misalnya day car center atau nursey untuk ibu menyusui," ujar Dave. (Baca: Christine Dukung Pengurangan Jam Kerja, Asal...)

    Menurut dia, jika peduli terhadap ibu dan perempuan Indonesia, pemerintah sebaiknya memberikan insentif tambahan bagi ibu yang memiliki balita. "Saya kira insentif itu lebih bermanfaat dan efektif untuk keluarga. Saya malah khawatir pengurangan jam kerja ini digunakan pimpinan untuk mematikan karier perempuan," tutur Dave.

    Putra Agung Laksono ini berpendapat, setiap perempuan punya pilihan. Apakah akan berkarier atau memilih tinggal di rumah dan mengurus rumah tangga, "Kembalikan kepada mereka (perempuan)."

    RINA HASIR

    Berita Lain:
    Piala Citra Pertama Adriyanto Dewo di Film Perdana
    Berkunjung ke Cina, SBY Pamer Selfie
    Christine Hakim: Ibarat di Film, Ahok Peran Utama


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.