Paul McCartney Mengenang John Lennon  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • John Lennon. AP/John Lindsay

    John Lennon. AP/John Lindsay

    TEMPO.CO, London - Dunia musik beruntung memiliki musikus legendaris seperti John Lennon. Musikus itu bukan hanya terkenal di tempat asalnya, Liverpool, Inggris, tapi juga sangat berpengaruh pada dunia musik. Ia memberikan pengaruh pada musik pop Amerika dan Inggris, terutama penggunaan nada-nada mayor. Lenon dikenal melalui The Beatles, pun dengan musik solonya.

    Hari ini, Senin, 8 Desember, merupakan hari ketika semua orang berduka karena kematian Lenon. Meski telah 34 tahun, sampai saat ini Lennon masih hidup dalam hati para penggemarnya.

    Paul McCartney, kawan Lennon di The Beatles, terus mengenang pria yang khas dengan kacamata bulatnya itu. "Ketika Lenon terbunuh, ada kepahitan yang dialami The Beatles. Kami adalah teman. Kami bahkan kerap bertukar resep membuat roti dan membahas hal lain," kata McCartney.

    Dilansir dari Dailymail, Senin, 8 Desember 2014, McCartney terus bercerita tentang sahabatnya tersebut. Ia bahkan mengecam orang yang menembak Lennon. "Waktu itu saya sedang di rumah. Saya mendapat kabar via telepon bahwa Lenon meninggal. Itu sangat mengerikan. Saya sangat terkejut dan tidak bisa menerima kenyataan bahwa ia telah meninggal. Pelaku pembunuhan itu sungguh brengsek."

    Pria yang sering disapa Macca ini terus bercerita. Lennon ditembak hingga tewas di luar apartemennya di New York pada 8 Desember 1980. "Selama beberapa hari, saya tidak bisa berpikir bahwa dia sudah pergi. Itu adalah guncangan terbesar," kata McCartney.

    Hubungan McCartney dengan Lennon cukup unik. Meski berteman, keduanya pernah berjarak setelah The Beatles bubar pada 1970. Mereka sibuk dengan karier solo masing-masing. Komunikasi para personel The Beatles terjalin kembali saat istri mereka melahirkan. McCartney sedikit beruntung menjalin komunikasi yang baik sebelum Lennon meninggal.

    "Saya beruntung. Andai saja saya memiliki hubungan yang hebat dengannya kemudian memburuk, dan ia terbunuh, itu akan membuat saya menyesal," kata McCartney. "Jadi ada kelegaan dalam kenyataan bahwa hubungan kami membaik. Kami berteman baik," kata McCartney.

    RINA HASIR | DAILYMAIL

    Berita Lain:
    Piala Citra Pertama Adriyanto Dewo di Film Perdana
    Berkunjung ke Cina, SBY Pamer Selfie
    Christine Hakim: Ibarat di Film, Ahok Peran Utama


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.