Hibah Gedung Arsip ke Museum Nasional dan Tekstil

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tamalia Alisjahbana. TEMPO/Komarul Iman

    Tamalia Alisjahbana. TEMPO/Komarul Iman

    TEMPO.CO, Jakarta - Yayasan Gedung Arsip Nasional RI melakukan hibah kepada Museum Nasional dan Museum Tekstil. Hal ini disampaikan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Windu Nuryanti bersama Direktur Museum Nasional Intan Mardiana, M Hum; Halida Hatta; dan Tamania Alisjahbana dari Yayasan Gedung Arsip Nasional di Museum Nasional, Sabtu, 24 Mei 2014.

    Windu mengatakan telah satu pekan ini Museum Nasional mengadakan peringatan hari ulang tahun ke-236 dan Hari Museum Internasional. Di antaranya, pameran Potret Museum Nasional Dulu, Kini, dan Akan Datang; pertunjukan kesenian dan penayangan film; demo; workshop; dan seminar Kekunaan Singhasari dengan penayangan video mapping Singhasari; serta acara puncak gebyar festival Hari Museum Internasional 2014 dan 236 tahun Museum Nasional Indonesia.

    Dalam kesempatan ini, Windu menyampaikan bahwa penyerahan koleksi gedung Arsip Nasional ke gedung Museum Nasional dan Museum Tekstil ini menjadi bentuk kemitraan pemerintah dan swasta. (Baca: Semesta Raya dalam Imajinasi Sidik W. Martowidjojo)

    "Kemitraan ini sangat penting. Tentunya tidak ingin museum dikelola pemerintah saja karena soal anggaran dan pertanggungjawabannya memang tidak mudah," kata Windu.

    Tamalia Alisjahbana sebagai Ketua Yayasan Gedung Arsip Nasional menyatakan yayasan telah menghibahkan 96 tekstil kepada Museum Tekstil Jakarta. Mulai batik, kain tapis, ikat, songket Sumatera, kain ikat Kalimantan, serta kain ikat Timor Barat dan Timor Leste.

    "Ada tujuh benda cagar budaya yang diserahkan kepada Museum Nasional senilai Rp 500 juta yang dibeli dari pelelangan," kata Tamalia. Hibah ini juga terdiri dari 100 patung asmat dari Ani Sekarningsih, dan 50 koleksi piring kuno dari Ir Soedarsono Soekardi.

    Menurut Intan Mardiana, Museum Nasional menerima koleksi dari masyarakat setelah mengalami pengembangan, yakni gedung A, B, C dengan luas wilayah 56 meter persegi. "Dan ada storage museum di Taman Mini," katanya. 

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler
    Tragedi Pesawat MH370 Akan Difilmkan 
    Piyu Ragukan Jokowi-JK
    Film Pertama Brunei di Cannes 2014
    Disebut Bajingan, Quentin Tarantino Tetap Santai  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akhir Cerita Cinta Glenn Fredly

    Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya pada Rabu, 8 April 2020 di RS Setia Mitra, Jakarta. Glenn meninggalkan cerita cinta untuk dikenang.