Makna Hari Kartini bagi Christine Hakim  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Christine Hakim. Antara/Irwansyah Putra

    Christine Hakim. Antara/Irwansyah Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Artis senior Christine Hakim berkomentar tentang Hari Kartini yang jatuh pada hari ini, Senin, 21 April 2014. "Perjuangan perempuan Indonesia, terutama soal emansipasi memang sudah mulai. Dan berkembang menjadi gerakan nasional," kata Christine kepada Tempo, Senin, 21 April 2014.

    Menurut Christine, perempuan masa kini tak sedikit yang sukses dalam karier. Konsekuensinya, kebersamaan dengan keluarga berkurang. Teknologi mungkin bisa mendekatkan wanita karier dengan keluarga lewat komunikasi intensif melalui gadget. Tapi, bagi Christine, kebersamaan yang utama adalah pertemuan secara langsung. "Yang dekat, face to face itu yang justru bisa mendekatkan banyak hal." 

    Ini berbeda dengan perempuan zaman dulu yang justru memiliki waktu cukup panjang bersama keluarga. Christine mencontohkan ibunya, yang masih bisa mengutamakan keluarga meski sibuk berbisnis. 

    Toh, artis senior kelahiran Kuala Tungkal, Jambi, 25 Desember 1956, itu tak menyalahkan perempuan masa kini. "Risiko perkembangan zaman," katanya. Christine tetap kagum kepada perempuan yang memiliki semangat dan berhasil memperjuangkan emansipasi.

    HADRIANI P

    Berita Lain:
    Batal Jadi Capres, Rhoma Bakal Diusung Jadi Wapres
    Anang Hermansyah Melenggang ke Senayan
    Rayakan Paskah, Ibunda Kim Kardashian Tampil Seksi

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.