Ini Penyebab Agnes Terlihat seperti Memakai Popok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agnes Monica di video klip terbarunya. Youtube.com/VEVOAgnesMonica

    Agnes Monica di video klip terbarunya. Youtube.com/VEVOAgnesMonica

    TEMPO.CO, Jakarta - Belum lama ini Agnes Monica kembali menuai kritik. Bukan karena prestasinya, melainkan karena penampilannya dalam klip video Coke Bottle. Dalam pembuka video, Agnes terlihat seperti mengenakan popok.

    Banyak yang menilai Agnes ingin menghidupkan tren hip hop tahun 1980-an. Agnes mengenakan celana pendek bloomer yang mirip balloon short pants. Jika dilihat dari jauh, celana tersebut jadi mirip seperti celana popok atau diaper pants.

    Perancang dan pengamat gaya hidup Sonny Muchlison menilai celana yang dikenakan Agnes lebih pas dikenakan oleh orang yang berbadan tinggi. Celana bloomer akan terlihat aneh jika dikenakan oleh orang bertubuh kecil karena celana ini tidak memperlihatkan siluet tubuh.

    "Jika dikenakan oleh orang bertubuh kecil, jarak antara pinggang dan dada sangat dekat. Inilah yang menyebabkan Agnes terlihat memakai popok," Sonny menjelaskan kepada Tempo, Senin, 7 April 2014.

    Lebih detail, Sony memberikan alternatif bagi orang bertubuh mungil yang ingin mengenakan celana bloomer. "Sebaiknya bagian yang menggelembung ada di bagian samping sehingga terlihat celana bagian dalam. Ini akan terlihat pas pada tubuh kecil," kata Sonny.

    Sonny menilai Agnes terlihat ideal dengan penampilannya saat tampil di Indonesian Idol. "Di Idol Agnes menggunakan celana yang hampir sama, tetapi bagian gelembung hanya di samping," kata Sonny.

    RINA ATMASARI

    Berita Lain:
    Istri Tak Raih Award, Dude: Alyssa Menangkan Saya
    Ke Jepang, Raffi Ahmad dan Nagita Lamaran?
    Daftar Peraih Panasonic Gobel Awards 2014



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Alasan Batch CTMAV547 Vaksin AstraZeneca Dihentikan Pemerintah

    Pemerintah menghentikan penggunaan vaksin Astra Zeneca dengan batch CTMAV547 karena dua alasan. Padahal vaksin ini sempat didistribusikan secara luas.