Ketika Bruno Mars Mengentak Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bruno Mars, saat tampil pada acara IHeartRadio Music Festival di Las Vegas. Mars menjadi salah satu nominasi Penghargaan Grammy Awards ke-56. AP/Powers Imagery/Invision /AP, File

    Bruno Mars, saat tampil pada acara IHeartRadio Music Festival di Las Vegas. Mars menjadi salah satu nominasi Penghargaan Grammy Awards ke-56. AP/Powers Imagery/Invision /AP, File

    TEMPO.CO, Jakarta - Jam menunjukkan pukul sembilan lewat sepuluh menit. Lampu panggung sudah digelapkan, lagu Indonesia Raya juga sudah genap dinyanyikan. Namun sosok yang ditunggu-tunggu belum juga muncul.

    Tiba-tiba tabuhan perkusi yang rancak dan lengkingan binatang rimba menggema di dalam Mata Elang International Stadium. Sesaat kemudian tirai penutup panggung bergambar pohon kelapa dijatuhkan, menampilkan siluet sang bintang, Bruno Mars, yang langsung menggebrak dengan lagu Moonshine.

    Berkemeja putih lengan pendek dibalut vest cokelat tua dan topi cokelat muda, Mars tampil energik dalam konser The Moonshine Jungle Tour, Senin, 24 Maret 2014. (lihat:Aksi Duet Bruno Mars dan Red Hot Chili Peppers)

    "Apa kabar Jakarta, senang rasanya bisa kembali ke sini," ujar Mars dalam konser yang dipromotori oleh Marygops Studios dan Dyandra Entertainment ini. Dia kemudian berjanji membuat penonton senang, juga bergoyang. Janji itu langsung ditepati ketika ia menyanyikan lagu ketiga, Treasure, yang bernuansa disko.

    Mars kemudian membawakan lagu ikonik Barret Strong dan Money (That’s What I Want). Saat menyanyikan Money, dia tiba-tiba mendendangkan chorus Billionaire, lagunya bersama Travie McCoy yang melambungkan namanya ketika memulai karier. Bersama rekannya, Philip Lawrence, dua lagu ini kemudian dikombinasikan, menggantikan bagian rap yang aslinya dibawakan oleh McCoy.

    Selama kurang lebih satu setengah jam berikutnya, dia membawakan lagu-lagu populer lainnya, seperti Grenade, Count On Me, Runaway Baby, dan Marry You. Kadang dia bernyanyi dengan ditemani gitar. Di lain waktu ia menari di atas panggung, atau menyusuri panggung dari ujung ke ujung. Aksinya selalu ditimpali keriuhan penonton.

    "Jakarta, aku ingin menyanyikan lagu terakhir ini untuk kalian semua yang hadir di sini. Aku cinta kalian," ujarnya sambil mendendangkan Just The Way You Are.

    Setelah berjanji akan datang lagi ke Indonesia, Bruno menghilang ke balik panggung, memancing penonton meneriakkan "encore". Tak sampai semenit, ia kembali muncul, kali ini dengan duduk di atas drum. Ia kemudian menggeber permainan drum solo bertempo cepat, kadang dengan satu tangan. Lagu dari album kedua Mars, Unorthodox Jukebox, yaitu Locked Out of Heaven, menjadi penutup konser yang penuh "ledakan" ini. (baca:Bruno Mars Menangi Grammy untuk Album Vokal Pop)

    RATNANING ASIH

    Terpopuler Gaya! :
    Denny dan Shandy Pasangan Hoki di Film Horor
    Film Son of God Tayang di Blitz Mulai 9 April 2014 
    Siapkan Pernikahan, Tantri Akan Buat Pesta Rakyat  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.