Dalam Killers, Luna Maya Ingin Jadi Psikopat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Luna Maya. Tempo/Nurdiansah

    Luna Maya. Tempo/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Terlibatnya Luna Maya dalam produksi film bergenre thriller seperti Killers membuat dirinya terpacu untuk bermain kembali dalam film bergenre ini. Model dan presenter acara musik ini menyatakan rindu untuk bermain peran serius.

    Pengalaman bermain film yang berbeda dan ditangani lebih serius membuat Luna lebih memikirkan sisi kualitas sebuah film.

    "Sekarang saya ingin coba main film itu berdasarkan kualitas, bukan sekadar kuantitasnya, lebih selected ke cerita, karakter, dan potensi filmnya," ujar Luna yang ditemui dalam acara konferensi pers film ini di Djakarta Theatre, Sarinah, Senin, 3 Februari 2014.

    "Aku mau main di film yang genrenya belum pernah kumainkan, kalau bisa full action, belum mau ambil lagi yang genre love story," ujar dia dengan serius.

    Belakangan, diakui Luna, ia mendapat tawaran untuk bermain dalam beberapa film. Namun, ia mulai memilih film yang sedang dimainkan dengan melihat karakternya.

    Dalam film Killers, Luna berperan sebagai Dina, istri dari Bayu, seorang wartawan yang mengalami permasalahan dengan kariernya sehingga cukup berimbas terhadap kondisi rumah tangganya. Karena dalam film ini Luna tidak terlibat dalam adegan laga, ia pun berharap suatu saat mendapat kesempatan untuk bermain film bergenre serupa dan mendapatkan adegan yang lebih menantang.

    "Kalau nanti diajak main lagi ingin jadi yang psikonya (psikopat)," kata Luna sembari tertawa.

    AISHA
    Topik Terhangat
    Sinabung | Gita Wirjawan | Anggoro Dibui | Jokowi | Deddy Corbuzier |

    Bukan Rama Shinta, Kisah Asmara Raffi Ahmad 
    Philip Seymour Hoffman Pisah Ranjang Sebelum Tewas 
    Justin Bieber Ditahan Beberapa Jam di Bandara
    Istri Dubes Serbia Biasa Motret Warga Jembatan 
    Dibilang Playboy, Al Mengaku Jomblo  



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.