Motley Crue Umumkan Tur Perpisahan dan Bubar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Grup musik rock Motley Crue (kiri-kanan) Vince Neil, Nikki Sixx, Tommy Lee dan Mick Mars. REUTERS/Mario Anzuoni

    Grup musik rock Motley Crue (kiri-kanan) Vince Neil, Nikki Sixx, Tommy Lee dan Mick Mars. REUTERS/Mario Anzuoni

    TEMPO.CO, Jakarta--Setelah lebih dari 3 dekade bermusik, band rock asal Amerika, Motley Crue memutuskan bubar. Pengumuman ini disampaikan Selasa, 28 Januari 2014, bebarengan dengan pengumuman konser terakhir mereka di 72 kota.

    Uniknya saat mengumumka mengenai hal ini, mereka sudah menyiapkan batu nisan bertuliskan nama-nama anggota Vince Neil, Nikki Sixx, Tommy Lee dan Mick Mars. Nantinya tur perpisahan ini akan dimulai 2 Juli mendatang di Michigan. Selanjutnya tahun 2015, tur ini akan dilanjutkan ke beberapa kota di dunia.

    Untuk tur perpisahan di Hollywood Bowl, 21 Juli mendatang Motley Crue akan mengajak Alice Cooper. Tidak seperti kebanyakan band rock yang pernah mengumumkan bubar dan kembali lagi untuk alasan lain, Motley Crue bersikukuh setelah semua tur selesai, maka mereka juga selesai.

    Bahkan band ini memiliki perjanjian yang akan disahkan, efektif akhir 2015, melarang semua bekas anggota untuk menggunakan ciri khas Motley Crue. Usai menandatangani dan disebutkan namanya, Tommy Lee, sang drummer tersenyum dan memukul meja dengan tangannya. Sementara sang gitaris Mick Mars berteriak di mikrofon,"R.I.P"

    Rencana pembubaran ini sebenarnya sudah dibicaraman beberapa tahun yang lalu. Menurut Nikki Sixx, mereka mulai mendiskusikan bagaimana mengumumkan perihal bubarnya band mereka. Lee juga menyebutkan perpisahan ini adalah yang terbaik. "Tur perpisahan adalah saat sebuah band melakukannya lalu kembali bersama, tur lagi, bubar lagi dan begitu terus sampai tidak ada yang tersisa dan itu memecah penggemar," ujar Lee.

    "Kami tidak ingin menjadi salah satu band yang mungkin salah satu anggotanya keluar atau saudaranya siapa. Kami ingin pergi dengan keempat anggota awal dan menjadi yang terbaik," tambah Neil.

    Sementara Sixx menambahkan, karena alasan inilah mereka bersama dan bisa bermain dengan baik. "Kami ingin meninggalkan warisan dan memiliki kebanggan. Kami merasa banyak band di luar sana yang tidak memiliki harga diri. Kami memulai band ini dan kami ingin menyelesaikannya dan menjadi bangga " ujar Sixx.

    LATIMES | DEWI RETNO

    Baca juga:
    Isu Lumpuh Akibat OCD, Deddy Corbuzier: Bodoh
    Manisnya Negeriku Pujiono Populer di YouTube
    Deddy Corbuzier Jelaskan Kondisinya Via Twitter
    Agnes Monica Urung Tampil di Konser Eros


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.