Mika Lompat Ke Atas Piano

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mika hibur penggemar dalam konsernya di Skenoo Hall, Gandaria City, Jakarta Selatan, Jumat (10/5).  Penyanyi bersuara khas ini tampil enerjik dan interaktif di atas panggung. TEMPO/Ifa Nahdi

    Mika hibur penggemar dalam konsernya di Skenoo Hall, Gandaria City, Jakarta Selatan, Jumat (10/5). Penyanyi bersuara khas ini tampil enerjik dan interaktif di atas panggung. TEMPO/Ifa Nahdi

    TEMPO.CO, Jakarta - Aksi panggung Mika dalam konsernya di Skenoo Hall, Jakarta, pada Jumat 10 Mei 2013 berhasil memukau penggemarnya. Konser yang dibuka dengan lagu Relax Take It Easy, yang juga lagu pertama dalam debut karirnya, menghentak panggung disertai gaya yang enerjik.

    Lagu berirama cepat itu disertai dengan gerak tarian ala Mika yang ciamik. Penonton hanya bisa berdecak kagum sambil tak henti menggoyangkan badan mengikuti irama musik. "Jakarta! It's nice finally to be here," katanya, yang langsung disambut teriakan histeris.

    Ia pun lantas kembali menyanyikan lagu Lola yang masih dengan ritme enerjik. Ia berdiri meminta penonton bernyanyi dan menari bersama. Hingga kemudian lagu Lolipop mengalun, penonton semakin girang. Sembari menyanyi dan menekan tuts piano, Mika tak lupa berinteraksi dengan penonton untuk mengajak menyanyi bersama.

    Di tengah-tengah lagu, Mika naik melompat ke atas piano sambil menyanyi, melompat turun lagi yang lantas disambut sorakan penonton.

    Berturut-turut, lagu berirama cepat dinyanyikannya dengan suara falsetto nya yang khas. Lagu-lagu itu antara lain Blue Eyes, Billy Brown, Popular Song, Stuck In The Middle, Rain, Good Girl You Are Beautifull, Underwater dan Elle Me Dit atau dalam versi bahasa inggris dikenal dengan judul Emilly.

    Pada lagu ke-12, Mika memainkan pianonya dengan nada pelan sambil menyanyikan lagu Happy Ending. Lagu tentang cinta yang patah hati itu berhasil membuat penonton terbius. Penyanyi asal Inggris itu menyanyi sembari memejamkan mata layaknya menghayati makna lagu. Lantunan vokalnya yang apik disambut teriakan keras dari penonton.

    "Aku tak mengerti apa yang kalian katakan. Kalian berteriak keras sekali padaku." katanya menanggapi teriakan penonton. Pada saat itu juga, Mika maju ke atas panggung menerima kado pemberian penonton. "Wah terima kasih. Aku akan membukanya disini ya" katanya.

    Ia pun melepas pita kado dan memperlihatkan isi bungkusan kotak berwarna merah yang ternyata berisi baju batik. "Terima kasih," katanya.

    Setelah lagu Happy Ending yang mengalun pelan dan penuh penghayatan, Mika kembali menyanyikan lagu andalan Love Today. Lagu Love today sendiri populer di Indonesia karena dijadikan jingle salah satu produk minuman. Iringan drum dan perkusi di lagu Love Today membuat penonton kembali berjingkrak. Dilanjutkan dengan lagu Celebrate kemudian lagu andalan Grace Kelly, Mika masih menyanyi dan berjingkrak tanpa terlihat lelah.

    Senyumnya terus berkembang untuk penonton yang tak henti meneriakan sorakan senang. Disusul lagu We Are Golden yang menjadi lagu terakhir, Mika maju ke depan panggung bersama anggota band dan choir pengiring untuk mengucapkan terimakasih. Penonton sempat kecewa saat ia menghilang dari panggung. Teriakan kecewa itu meminta mika menyanyikan satu lagu lagi untuk mereka. Beberapa menit kemudian ia kembali ke atas penggung menyanyikan lagi lagu Lolipop untuk kedua kali. Namun kali ini dengan irama lebih cepat dan enerjik.

    Usai lagu, ia membungkuk di depan penonton dan menghilang lagi diatas panggung. Akhir konser yang memukau pun disambut penonton dengan sorakan dan tepuk tangan. Usai konser tunggalnya itu, Mika dijadwalkan tampil di acara X-Factor.

    NURUL MAHMUDAH

    Terhangat:

    Teroris
    | Edsus FANS BOLA | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

    Baca juga:
    Ahok Kembali Tegaskan Konsep Jakarta Smart City

    Kampung Deret Pertama Jokowi Ada di Petogogan

    Ahok: Komnas HAM Tidak Paham Keadilan

    Ahok: Pemprov Tak Perlu Datang ke Komnas HAM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.