Cedera Lutut, Choky Sitohang Harus Absen Basket

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Choky Sitohang. TEMPO/Adri Irianto

    Choky Sitohang. TEMPO/Adri Irianto

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama 1,5 bulan ke depan, presenter Choky Sitohang harus rela meninggalkan salah satu olahraga favoritnya, basket. Pasalnya, ia baru saja mengalami cedera di bagian kakinya sehingga tidak bisa melanjutkan latihan basketnya. "Baru tadi malam kaki saya cedera begini," katanya di Senayan Hall A, Jakarta pada Selasa 16 April 2013.

    Menurut presenter berdarah Batak ini, cedera itu berawal ketika ia dan teman-temannya sedang bermain basket. Namun ternyata, Choky bertubrukan dengan lawan mainnya. Sehingga pendaratan yang dilakukannya salah dan membuat bekas operasi di bagian lututnya terbuka lagi.

    Sejak tahun 2005 ia sudah berapa kali ia cedera gara-gara hobinya ini. Pada 2011 lututnya harus dioperasi. Luka operasi itu terbuka lagi karena salah posisi saat mendarat setelah melompat.

    Akibat kejadian itu, Choky yang tadinya akan mengikuti pertandingan persahabatan dengan Tomang Sakti Women's National Baskettball League hanya bisa menjadi penonton. Hari itu, Happy Ballers yang Choky juga salah satu anggotanya melakukan sparing.

    Tim Happy Ballers yang terdiri dari public figur ini seperti yang terdiri dari Rico Ceper, Udjo Project Pop, Bams Samson, Mario Lawalata, Yossi Projet Pop, Augie Fantinus, Choky Sitohang, Richard Insane, Yogi Finanda harus menelan kekalahan dengan skor 69-78 melawan para wanita-wanita tangguh itu.

    MITRA TARIGAN


    Topik Terhangat:
    Lion Air Jatuh | Serangan Penjara Sleman| Harta Djoko Susilo | Nasib Anas

    Baca juga:
    EDISI KHUSUS Tipu-Tipu Jagad Maya

    Gayus Tambunan Beli Rumah Dekat Penjara Sukamiskin

    VIDEO Bom Meledak di Boston, #prayforboston

    Ustad Indonesia Orang Berpengaruh di New York


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.