Shaila Sabt Pesaing Vania Larissa di Bali

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Shaila Sabt. onice.spomaniberica.com

    Shaila Sabt. onice.spomaniberica.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Model top asal Bahrain, Shaila Sabt, bakal datang ke Bali. Dia terpilih sebagai wakil dari Timur Tengah dalam ajang kecantikan Miss Universe 2013. Kehadiran Shila ini akan menjadikannya sebagai nomine Miss Universe dari kawasan teluk pertama.

    Dalam wawancara dengan situs berita Elaph, Shaila Sabt meminta dukungan kepada penggemarnya di Teluk dan dunia Arab untuk memilihnya. Sabt sebelumnya menjadi Top Model Bahrain 2010 melalui ajang model pilihan pemirsa yang berlangsung selama enam bulan. Dia dipilih oleh juri panel yang menyeleksi, menentukan, dan menghitung dukungan.

    Pada usia 23 tahun, Sabt memastikan kariernya di dunia model di Timur Tengah dan sekarang melangkah ke kontes kecantikan dunia. Namun, Sabt tak cuma cantik. Dia adalah sarjana hubungan masyarakat. Meskipun begitu, dalam sebuah wawancara dengan situs model Teluk, Khaleejesque, ia mengatakan impian utamanya adalah menjadi model internasional mewakili negaranya.

    Sabt bukanlah model Arab pertama yang bertarung di ajang kecantikan. Pada tahun 2012, Jessica Kahawaty, model keturunan Lebanon-Australia, meraih peringkat ketiga di ajang kompetisi Miss World 2012, mewakili Australia. Kahawaty pernah mengikuti ajang kecantikan Miss Lebanon Emigrant 2008 dan Miss Lebanon 2010.

    Adapun Rima Fakih yang juga bekebangsaan Lebanon menjadi Miss USA 2010. Dia merupakan orang Arab-Amerika muslim pertama yang meraih gelar ini.

    Pada ajang Miss Universe tahun ini Indonesia akan mengirimkan wakil Miss Indonesia 2003 Vania Larissa.

    Al-ARABIYA | WANTO

    Baca juga
    Lirik Harlem Shake Cuma Satu Kalimat

    Eva Celia Bius Penonton Bareng Sang Ayah

    Candaan Oddie Agam dan Addie MS di Java Jazz

    JJF 2013, d'Masiv Sukses Ngejazz


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.