5 Fakta Daniel Craig

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seperti karakternya sebagai agen 007, Daniel Craig juga selalu terlihat tampil menawan dengan jasnya. Craig yang menggemari busana Tom Ford ini berani tampil tak biasa, bahkan memadukan jas resmi dengan sepatu olahraga Nike. Gq.com

    Seperti karakternya sebagai agen 007, Daniel Craig juga selalu terlihat tampil menawan dengan jasnya. Craig yang menggemari busana Tom Ford ini berani tampil tak biasa, bahkan memadukan jas resmi dengan sepatu olahraga Nike. Gq.com

    TEMPO.CO, Los Angeles - Mungkin beberapa dari Anda hanya mengenal Daniel Craig sebagai James Bond di era modern ini. Daniel sendiri sebenarnya pernah memainkan peran yang jauh lebih kompleks dari Bond, sebagai bandar kokain di film Layer Cake. Bahkan di film The Girl with the Dragon Tattoo, Daniel dipercaya memerankan seorang jurnalis investigasi.

    Namun akhirnya, pencapaian Daniel memang ada dalam perannya sebagai Bond. Karena lewat perannya itu di film terakhir, Skyfall, Craig dinominasikan untuk aktro terbaik kategori film aksi dalam Critics Choice Awards. ET Online mencatat 5 hal yang mungkin kita tidak tahu tentang Daniel Craig.

    - Membuat debut akting pertamanya di usia 6 tahun dengan bermain dalam  drama musikal Oliver!
    - Pernah menolak peran sebagai agen 007, ia mengakuinya kepada Anderson Cooper dalam acara 60 Minutes, dengan mengatakan"Terima kasih, kamu pergi dan cari orang yang lebih tepat."
    - Film Bond pertama yang pernah dia lihat adalah film Bond yang dibintangi Roger Moore, Live and Let Die.
    - Menjawab pernyataan Angelina Jolie yang menyebutnya sebagai,"salah satu pencium yang terbaik," Daniel menjawab,"dia (Angie) juga tidak jelek." Mereka berakting bersama di film Tomb Raider.
    - Teman baik dari supermodel Kate Moss dan aktris Nicole Kidman.

    DEWI RETNO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.