2PM Bawakan Lagu Anak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Boyband 2PM. TEMPO/Dasril Roszandi

    Boyband 2PM. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta-Ada suguhan spesial untuk para penggemar yang menonton konser 2PM malam ini, Sabtu 08 Desember 2012 di Mata Elang Internasional Stadium. Boyband asal Korea Selatan tersebut menyanyikan lagu anak- anak asal Indonesia untuk didendangkan bersama para penonton.

    Bermula dari Jun.K yang menyatakan bahwa Chansung, rekannya, sudah berlatih lagu ini spesial untuk penonton di Indonesia. Chansung pun mengakui hal itu, dan menuturkan bahwa ia cukup berlatih keras untuk menghafalnya.

    Memegang mic, Chansung pun mulai bersenandung, "Satu-satu aku sayang ibu, dua dua juga sayang ayah. Tiga- tiga sayang adik kakak. Satu dua tiga sayang semuanya." Chansung menyanyikan lagu tersebut dengan lafal yang cukup sempurna dan diiringi band.

    Lagu tersebut diulang tiga kali dengan tempo yang makin cepat, personel 2PM lainnya pun ikut melonjak dan bernyanyi. Mereka lagu membahas makna lagu tersebut dan diartikan dalam bahas Korea.

    Satu persatu para anggota 2PM mulai hafal dan coba menyanyikannya. Sampai Junho menggoda para penonton dengan lirik terakhir lagu tersebut."Satu dua tiga sayang semuanya," ujarnya sambil mengumbar salam dan memberi tanda cinta untuk seluruh para penonton. Tak ayal, ribuan penonton yang mayoritas para gadis remaja ini pun berteriak.

    Sesi obrol-obrol ini kemudian diakhiri Jun.K dengan menyatakan,"Sayang kalian semua. Ayo berpacaran denganku!"

    GUSTIDHA BUDIARTIE

    Baca juga
    EDISI KHUSUS Bollywood Yahud
    Andi Mundur, SBY Diminta Tangani Muhaimin  
    Andi Tersangka, Anas Urbaningrum Sedih  
    Kata Pengamat: Andi Tersangka, SBY Galau 3 Kali  
    Dipaksa Makan Babi, TKI di Malaysia Lari  
    PPATK Serahkan Laporan Transaksi Hambalang ke KPK

     


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.