Fitri Tropica Ternyata Sempat Tak Percaya Diri  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Fitri Tropica. TEMPO/Suryo Wibowo

    Fitri Tropica. TEMPO/Suryo Wibowo

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Pembawa acara Fitri Tropica patut bangga. Bukunya yang baru diluncurkan akhir bulan Ramadan lalu sudah tercetak hingga keempat kalinya. Di buku ini Fitrop, panggilan akrabnya, mencurahkan segala sesuatu tentang dirinya.

    Di acara Mata Najwa Off Air di Social Media Festival, Fitrop membuka segala sesuatu tentang bukunya ini. Bukunya diberi judul Kening. Isinya segala campur aduk. Mulai dari ide-idenya, kebahagiaannya, keresahannya, hingga soal percintaannya. “Semuanya, deh, pokoknya yang ada di keningku,” ujar Fitrop dengan gaya bicara manja dan lebay di hadapan penonton di FX, pekan lalu.

    Judul Kening diambil karena bagian wajah itulah yang semasa kecil menjadi bahan olokan. Bahkan, dia sampai tak percaya diri dengan kening yang menurutnya sangat lebar. Tak heran jika dia selalu tampil dengan rambut poninya untuk menutupi keningnya ini.

    “Makanya, untuk menutupi kekurangan, aku juga ingin membuktikan keningku ini bisa hebat,” ujarnya sambil tertawa. Meski sudah membuka isi buku Kening-nya, Fitrop ternyata tetap tak percaya diri saat ditantang salah seorang penonton untuk membuka poninya. “Searching saja di Internet, dah ada foto, bahkan ukurannya ya,” ujarnya menolak dengan halus.

    Fitrop mengaku membuat buku ini atas tantangan seseorang untuk me-review buku suatu buku. Dari sana dia ditantang untuk membuat buku karyanya sendiri. Tulisannya ini bahkan sudah dikenal lewat dunia maya sebelum dicetak dan laris di pasaran.

    Untuk menyiapkan isi bukunya, dara ini tak menyediakan waktu khusus. Dia justru sangat produktif di sela-sela kesibukannya. “Biasanya sebelum manggung atau pas lagi macet,” ujar pemilik nama Rahmawati Fitri ini.



    I DIAN YULIASTUTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.