Pameran Tunggal Rotua Magdalena  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tea for Two karya Rotua Magdalena.

    Tea for Two karya Rotua Magdalena.

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Mulai hari ini, perupa Rotua Magdalena Pardede Agung menggelar pameran tunggalnya. Bertajuk The Blessing of Mother Earth, pameran yang digelar di Rumah Jawa, Jalan Kemang Timur 99, Kemang, Jakarta Selatan, itu akan berlangsung hingga 20 Mei 2011 mendatang.

     

    Dalam pameran tunggalnya yang ke-7 kalinya itu, Magdalena menyuguhkan karya-karya yang merupakan hasil eksplorasinya dalam seni rupa. Ia menggunakan teknik layered artography, yakni lapisan dalam seni dan fotografi. Magdalena mengaplikasikan seni yang ada di sekitar kita, seni dalam lingkungan kehidupan, yang penuh dengan lapisan warna dan komposisi.

     

    Kemampuan Magdalena menggabungkan antara foto, grafis, sapuan-sapuan kuas, serta penambahan ornamen lain, menjadikan karyanya boleh dibilang mempunyai ciri khas dan teknik yang belum banyak digunakan orang lain. Dalam pameran ini, Magdalena akan menampilkan sekitar 50 karyanya berupa lukisan dan instalasi, yang diaplikasikan pada kertas, kanvas, dan kain.

     

    Lahir di Jakarta, 2 September 1971, Magdalena menempuh pendidikan di Seni Rupa di Institut Kesenian Jakarta. Di kampus itu, ia juga mendalami seni grafis, plus belajar fotografi di Nikon School of Photography.

     

    Pameran tunggal pertamanya bertajuk My Work digelar di Galeri Cemeti pada 1994. Setelah itu, ia berturut-turut menggelar lima pameran tunggalnya. Antara lain, Little Naration (1997) di Galeri Lontar, Woman & Her Living Room (2006) di Toko Buku Aksara, Kemang, dan Unforgotten Paradise (2009) di Hotel Four Seasons, Jakarta.

     

    Magdalena meraih sejumlah penghargaan, antara lain, sebagai mahasiswa seni grafis terbaik Institut Kesenian Jakarta pada 1992 dan Philip Morris Award 1995.

     

     

    KALIM | PELBAGAI SUMBER


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.