TEMPO.CO, Jakarta - Nayeon TWICE memenangkan gugatan atas pinjaman moneter. Agensi JYP Entertainment yang menaungi Nayeon segera mengambil sikap. JYP Entertainment akan mengambil tindakan hukum terhadap segala bentuk pencemaran nama baik terkait hal tersebut.
Kasus ini bermula dari gugatan mantan pacar ibu Nayeon, yang disebut A. Dia menggugat Nayeon dan ibunya atas hutang pinjaman sebesar 600 KRW atau sekitar Rp 6,9 miliar pada Januari lalu.
Namun Pengadilan Distrik Seoul Timur menyatakan A kalah dalam kasus tersebut karena tidak cukup bukti. A tidak memiliki bukti hukum bahwa hukum bahwa pinjaman tersebut perlu dibayar kembali.
Pernyataan JYP Entertainment
Seorang informan perwakilan JYP Entertainment mengatakan kepada Newsen pada Selasa, 19 September 2023 bahwa tidak perlu ada penjelasan lagi terkait kasus tersebut. JYP Entertainment juga memperingatkan warganet global bahwa mereka akan menindak siapa pun yang dengan jahat memfitnah Nayeon atas insiden tersebut.
“Kami akan mengambil tindakan hukum yang tegas terhadap masalah pencemaran nama baik artis atau menghina [artis] melalui tulisan spekulatif yang dilakukan,” kata mereka.
Gugatan mantan pacar ibu Nayeon
Lebih lanjut mengenai gugatan terhadap Nayeon, bahwa A mentransfer total sekitar 600 juta won dari tahun 2004 hingga 2016 ke pihak Nayeon. Pengadilan membenarkan bahwa selama kurang lebih 12 tahun, A mentransfer uang kepada pihak Nayeon. Mereka mengakui uang tersebut diterima untuk sewa bulanan, pinjaman, biaya sekolah, dan biaya telekomunikasi.
A mengklaim bahwa ibu Nayeon berjanji akan melunasi ketika Nayeon debut sebagai artis, tetapi hal tersebut tidak dilakukan hingga saat ini.
"Saya meminjamkan mereka uang untuk biaya hidup karena ibu Nayeon memintanya. Aku dijanjikan ketika Nayeon, yang saat itu masih menjadi trainee, debut, dia akan membayarku kembali, tapi mereka tidak menepati janjinya," kata A, seperli dilansir dari laman Koreaboo.
Namun pengadilan menilai tidak ada cukup bukti untuk mengakui pinjaman ini sebagai pinjaman dengan kewajiban hukum untuk membayarnya kembali. A dilaporkan tidak mengajukan banding setelah kalah dalam persidangan pertama.
Tanggapan beragam K-Netizen
Kabar gugatan hukum ini mengejutkan netizen dan memicu perdebatan. Beberapa merasa Nayeon harus membayar kembali uang tersebut. "Jika aku jadi dia, aku akan membayarnya kembali sebagai rasa terima kasih," kata netizen.
“Maksudku, itu uang yang banyak. Dia harus membayarnya kembali karena dia pernah membantu mereka," kata yang lainnya.
Sementara yang lain membela Nayeon dan setuju dengan keputusan hakim. “Itu adalah wilayah abu-abu sejak mereka berkencan. Jika ibunya tidak berjanji untuk membayarnya kembali, sebenarnya tidak ada alasan untuk itu," kata netizen lainnya.
GABRIELLA KEZIAFANYA BINOWO | SOOMPI | KOREABOO
Pilihan editor: TWICE Curhat tentang Efek Popularitas pada Kesehatan Mental Mereka