Dianggap Tak Elok, Unggahan Selamat Lebaran Jessica Iskandar Panen Hujatan

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis yang kini tinggal di Bali, Jessica Iskandar mengucapkan Natal dengan memposting foto dirinya dengan caption

    Artis yang kini tinggal di Bali, Jessica Iskandar mengucapkan Natal dengan memposting foto dirinya dengan caption "Merry Christmas". Postingan ini mendapatkan 22 ribu likes dari para penggemarnya. Instagram/@inijedar

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris, Jessica Iskandar menuai kecaman dan hujatan yang kencang saat mengunggah video ucapan selamat Idulfitri dan Kenaikan Isa Almasih yang jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021. Ia merekam aktivitasnya di dalam kamarnya, lalu mengunggahnya di akun Instagramnya, Kamis, 13 Mei 2021. 

    "Selamat Hari Raya Idul Fitri. Minalaidin Walfaizin, mohon maaf lahir dan batin!
    Dan selamat memperingati Kenaikan Isa Almasih. Damai sejahtera!" tulisnya sambil mengendorse video kaos dan sneakers di akun Instagramnya itu. 
     
    Kalimat yang dia tulis sebenarnya wajar. Hanya saja, video yang dia unggah dianggap netizen tak elok ditampilkan bersamaan dengan keterangan yang dia berikan bertemakan hari raya agama. 
     
    Di video itu, Jedar, panggilan akrab mantan kekasih Richard Kyle itu mengenakan baju mini kemudian bersulap mengenakan celana jins, kaos, sepatu, kutang, dan topi. kutangnya ia pakai setelah mengenakan kaos, meniru ala Superman yang memakai cawat setelah mengenakan celana seragamnya. Jins yang dipakainya bermodelkan robek cukup besar di bagian paha. 
     
    Unggahan Jessica Iskandar ini langsung menuai sindiran hingga kecaman yang deras di kolom komentar. "Superman sempaknya diluar, Jedar kutangnya diluar....," tulis @inoki_01. "Siap-siap kak Jedar. Ada rasa gak sopan kulihat. Sekadar opini. Mending hapus tu postingan," tulis @martuawaruhu. "Oalahh ini yang dinamakan orang gila itu bebas," kata @renata_agustyn. "Masa ngucapin lahir bathin konsep nya begitu...menghina banget ini," tulis @diella_aries. 
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.