Kritik Ikatan Cinta Disebut Pansos, Dokter Anton Tanjung: Maaf, Saya Sudah Mapan

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dokter Anton Tanjung. Instagram/@antontanjung

    Dokter Anton Tanjung. Instagram/@antontanjung

    TEMPO.CO, Jakarta - Dokter Anton Tanjung mendadak mendapat serangan membabi buta dari para penggemar sinetron Ikatan Cinta. Kritikannya atas kesalahan mendasar dalam pemasangan alat kesehatan di sinetron itu membuatnya dihujani kecaman dan tudingan kejam dari netizen, penggemar sinetron yang dibintangi Amanda Manopo dan Arya Saloka itu. 

    Pendiri Smiling Care itu sampai harus membuat penjelasan alasannya mengkritik kesalahan yang dilakukan para kru Ikatan Cinta ketika menggunakan alat kesehatan saat adegan di rumah sakit. "Tidak ada niat apa-apa, hanya fokus dengan edukasi penggunaan alkes yang benar," tulisnya pada keterangan unggahannya di akun Instagramnya, Jumat, 30 April 2021. 

    Anton menuturkan, ia memutuskan untuk mengedukasi setelah banyak mendapatkan pesan di Instagram dan Twitter mengenai penggunaan sungkup oksigen yang dipasang secara terbalik saat adegan Aldebaran tengah dioperasi. "Dan juga penggunaan oximeter yang dibilang sebagai alat untuk cek gula darah," tulisnya. 

    Dokter Tanjung mengkritik kesalahan elementer di sinetron Ikatan Cinta. Instagram

    Saat itu, ia menunjukkan kesalahan penggunaan alkes itu di Instagram Storynya, Kamis, 29 April 2021. "Banyak. Cuma ya bagi awam cukup satu aja nih, masknya kebalik. Yang lebih menyempit itu di bagian hidung, sementara yang agak lebar itu bagian mulut," tulis Anton saat menjawab pertanyaan di mana letak kesalahan pada pemasangan sungkup terbalik itu. 

    Ia merasa perlu mengedukasi penggunaan sungkup atau masker yang benar, meluruskan kegunaan oximeter, dan kegunaan alat cek gula darah serta gambarnya. "Masyarakat kita masih banyak yang menonton tv, takutnya malah salah info mengenai kegunaan alat kesehatan," ujarnya. "Jadi saya mengoreksi untuk lebih baik lagi." 

    Alih-alih fans tercerahkan dengan penjelasan Anton, ia justru mendapatkan serangan yang merasa tidak terima sinetron favorit mereka mendapatkan kritikan. Dokter umum lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta ini bahkan mendapat tudingan sengaja panjat sosial atau pansos dengan mengkritik Ikatan Cinta.

    Dokter Anton Tanjung. Instagram/@antontanjung

    "Kenapa banyak yang ketrigger bilang saya pansos? Maaf pekerjaan saya sudah mapan, keluarga saya juga mapan, saya bahagia lahir batin. Tidak ada niat untuk pansos sama sekali," tulis penulis buku Prescription dan Postcription itu. 

    Anton yang memiliki pengikut sebanyak 1,2 juta di akun Instagramnya itu dituding mencari gara-gara agar bisa mendapatkan centang biru atau terverifikasi. "Pada bilang saya nyari centang biru, maaf sejak 2017 saya sudah centang biru," tulisnya. 

    Poin berikutnya, kata Anton, ia juga disebut sengaja mencari panggung agar diundang di televisi. "Maaf sejak 2015 saya sudah diajak dr. O* tapi saya tidak berminat, berbagai acara tv saya tolak karena saya tidak minat ke arah sana," tulisnya menyebut sebuah program televisi yang mebahas masalah kesehatan. 

    Ia pun mempertanyakan alasan edukasi itu bisa membuat penggemar Ikatan Cinta marah. "Apa tidak mau dikoreksi untuk lebih baik lagi? Ngefans boleh tapi jangan buta dengan informasi. Hingga tutup mata dan telinga," tulisnya. 

    Dokter Anton Tanjung mengaku dengan banyaknya serangan kepadanya ini, ia jadi segan untuk mengedukasi program televisi. "Semoga kita sama-sama pintar dengan sendirinya, mohon maaf sekali lagi," katanya. 

    Baca juga: Dokter Anton Tanjung Kritik Penggunaan Alat Kesehatan di Sinetron Ikatan Cinta 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.