Iwan Fals Rilis Album Mata Dewa dalam Piringan Hitam Jelang Hari Musik Nasional

Reporter:
Editor:

Mitra Tarigan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cover vinyl atau piringan hitam album Mata Dewa - Iwan Fals/Musica Studios

    Cover vinyl atau piringan hitam album Mata Dewa - Iwan Fals/Musica Studios

    TEMPO.CO, JAKARTA - Penyanyi senior Iwan Fals merilis album berjudul Mata Dewa secara eksklusif dalam bentuk vinyl atau piringan hitam jelang Hari Musik Nasional yang diperingati setiap tanggal 9 Maret.

    "Dalam menyambut Hari Musik Nasional pada tanggal 9 Maret, kali ini Iwan Fals bersama Musica Studios dengan bangga mempersembahkan album Mata Dewa dalam bentuk piringan hitam," demikian keterangan tertulis yang diterima Tempo pada Senin, 8 Maret 2021.

    Perilisan ini bertujuan untuk mengapresiasi karya terbaik dari Iwan Fals, bertepatan dengan hari bersejarah bagi insan musik nasional khususnya untuk para fans (Oi) dan seluruh penikmat musik tanah air. Album Mata Dewa adalah sebuah gebrakan terbesar sepanjang karier musik Iwan Fals yang hits di penghujung tahun 80-an.

    Baca: Cerita Iwan Fals Kesal Dilempari Uang Logam saat Nyanyi di Atas Panggung

    Sebelumnya, album Mata Dewa dirilis pada tahun 1989. Saat itu Musica Studios bekerja sama dengan Airo Records. Setiawan Djodi selaku pemilik Airo Records sendiri merupakan salah satu fans dari Iwan Fals. Pada lagu Mata Dewa, ia ikut terlibat dalam mengisi backing vocal.

    Terdapat 10 lagu dalam album Mata Dewa yang semuanya diciptakan oleh Iwan Fals, antara lain Mata Dewa, PHK, Nona, Air Mata Api, Bakar, Puing, Berkacalah Jakarta, Yang Terlupakan, Perempuan Malam, dan Pinggiran Kota Besar.

    Album Mata Dewa dari Iwan Fals sudah bisa dinikmati di seluruh platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, Joox, Langit Musik, Youtube Music, Noice dan Resso. Untuk official video clip dapat disaksikan di platform Vidio dan YouTube Musica Studio’s. Untuk video karaoke dapat dinikmati di kanal YouTube Musica Karaoke.

    Sebelumnya, Iwan Fals bersama Piter Abdullah Redjalam merilis novel berjudul Air Mata Api, yang terinspirasi dari 12 lagunya bersamaan dengan ulang tahunnya ke-59 pada Kamis, 3 September 2020. Dalam perilisannya tersebut, Iwan mengaku tidak akan pernah berhenti berkarya. Pandemi COVID-19 pun membuatnya lebih fokus untuk menciptakan lagu baru.

    MARVELA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.