Puan Maharani Baca Puisi Hak Rakyat untuk Dilayani, Reaksi Netizen.....

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPR Puan Maharani dalam acara Inaugurasi Peningkatan Status Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) dan Peresmian Patung Bung Karno di STIN, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 9 September 2020. Foto: Istimewa

    Ketua DPR Puan Maharani dalam acara Inaugurasi Peningkatan Status Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) dan Peresmian Patung Bung Karno di STIN, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 9 September 2020. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPR Puan Maharani mengunggah video saat ia membaca puisi di akun Instagramnya, Jumat, 30 Oktober 2020. Video ini merupakan rekaman saat ia membacakan puisi di Festival Puisi Ombudsman RI, tiga hari lalu. Ia membaca puisi berjudul Hak-nya Rakyat Merdeka untuk Dilayani.

    Ia memulai membaca dengan memekikkan kata merdeka sebanyak tiga kali dengan tangan yang menggelorakan semangat. "......Kini 75 tahun Indonesia sudah merdeka
    Apakah rakyat sudah mendapat keinginannya? Sudahkah Negara dan Pemerintah menjalankan tugasnya? Melayani rakyat dengan sebaik-baiknya," katanya saat membaca pada bait kedua.  

    Puan yang disorot setelah mematikan mikrofon saat anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Benny K. Harman berbicara itu meneruskan membaca pada bait ketiga dan keempat. "Dan memang hak-nya rakyat yang merdeka untuk dilayani. Jabatan bukan berarti bisa bersombong hati. Justru seperti padi, yang semakin merunduk ketika semakin berisi. Begitulah harusnya sikap para punggawa negeri. Melayani, melayani, dan melayani," ucapnya dengan tegas pada bait keempat.  

    Di bait kelima, ia menambahkan, "Dengan melayani kita jaga NKRI. Jangan pernah patah semangat untuk memberikan pelayanan publik yang mumpuni. Insya Allah dengan melayani rakyat maka kita diberi kebahagiaan hati." 

    Unggahannya sekitar satu jam lalu itu mendapatkan tanggapan yang beragam. Tentu saja ada yang mendukungnya, tapi lebih banyak yang mencibirnya. 

    Yang memberikan dukungan, berkomentar agar putri Megawati Soekarnoputri ini selalu sehat dan bersemangat. "Tetap semangat Mbak Puan," tulis @septi****. "Teruslah bekerja untuk negeri ini Ibu, semangat.... Abaikan orang setiap saat nyinyir karena mereka memang sudah diciptakan hanya untuk nyinyir dan tidak pernah diajarkan untuk patuh dan menghormati pemerintahan yang sah...Semangat Bu Puan!" tulis @rodi_ba****. 

    Adapun yang meledeknya, kebanyakan mempertanyakan konsep merdeka itu sendiri. "Merdeka omong kosong," tulis @cici***. "Merdeka buat siapa Bu!! Buat anggota DPR...Lah kita masyarakat kena dampaknya," tulis @izhar***. "Baca teks Buk? Kata-katanya copy paste di Google ya," tulis @bali***. "Bu, mendingan Ibu ngorol ama botol kecap," sindir @buch***. 

    Ada netizen yang terlihat di awal berisi kalimat pujian, tapi ternyata ditujukan untuk orang lain. "Sejak awal sepak terjangnya, saya sangat mengidolakan beliau yang sangat gigih, ulet, dan inspiratif. Saya doakan semoga senantiasa sehat, panjang umur dan sukshes idola saya, Khabib Nurmagomedov," tulis @fikri.**. "Sehat teus Mbak Najwa," tulis @moni***. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Abai Perbarui Data Pasien Covid-19

    Beberapa pemerintah daerah abai perbarui data pasien positif Covid-19. Padahal, keterbukaan data ini dijamin dalam hukum negara. Berikut detilnya.