Yusuf Mansur Ajak Salat Sunnah 40 Hari: Jalan Tengah Polemik UU Cipta Kerja

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ustad Yusuf Mansur mengunggah video yang menceritakan kondisi Arifin Ilham saat dijenguknya. Dalam unggahannya dia membantah kabar hoax kematian Arifin Ilham dan meminta doa agar pendakwah ini segera diberi kesembuhan. Instagram/@Yusufman

    Ustad Yusuf Mansur mengunggah video yang menceritakan kondisi Arifin Ilham saat dijenguknya. Dalam unggahannya dia membantah kabar hoax kematian Arifin Ilham dan meminta doa agar pendakwah ini segera diberi kesembuhan. Instagram/@Yusufman

    TEMPO.CO, Jakarta - Pendakwah Yusuf Mansur mengajak netizen untuk salat sunnah selama 40 hari ke depan, mendoakan masyarakat terutama para pekerja yang terdampak atas pengesahan UU Cipta Kerja. Menurutnya, saat ini hal yang bisa dilakukan adalah berdoa.

    "Menemui presiden kita enggak bisa, menemui anggota dewan kita enggak bisa, ketua MPR/DPR kita enggak bisa, ketua fraksi-fraksi kita enggak bisa, ketua partai-partai kita enggak bisa. Mau ketemu siapa kita kalau gak bisa, satu-satunya wakil yang bisa kemudian kita temui kapan saja, izin Allah bahwa dia lah wakil yang paling tinggi, tidak ada wakil lagi setelah dia. Sebaik-baiknya wakil kita, sebaik-baik penolong kita adalah Allah Subhanahu wa ta'ala," katanya.

    Yusuf Mansur mengajak pula keluarga besarnya untuk bersama-sama berdoa selama 40 hari ke depan. Selain kepada para pekerja, doa yang ia maksud juga ditujukan kepada para pengusaha. "Mulai hari ini, 40 hari ke depan, kita salat malam dengan izin Allah. Malam ini sampai 40 malam berikutnya kita doain para pekerja seluruh Indonesia, berikut kemudian pengusaha-pengusahanya dan perusahaan-perusahaannya. Kita doain buruh-buruh se Indonesia," katanya.

    Ribuan massa buruh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama-sama dengan elemen serikat pekerja yang lain melakukan aksi demo di depan gedung DPR RI, Jakarta, Selasa 25 Agustus 2020. Dalam aksinya massa buruh menolak omnibus law RUU Cipta Kerja dan Stop PHK. TEMPO/Subekti.

    ADVERTISEMENT

    Ayah Wirda Mansur ini berharap dengan adanya ajakan ini bisa meringankan beban para pekerja terutama buruh yang merasa kecewa dengan pengesahan RUU Omnibus Law tersebut pada Senin, 5 Oktober 2020. "Mudah-mudahan salat malamnya di hadapan Allah Subhanahu wa ta'ala membawa tangisannya, membawa air matanya, membawa kesedihannya, membawa kebingungannya, membawa kegundahannya, membawa kemudian ketakutannya, membawa kecemasannya akan rezekinya, pekerjaannya, cutinya, hak pesangonnya," katanya.

    Pemimpin Pondok Pesantren Daarul Qur'an, Tangerang, Banten ini kerap disalahkan karena dianggap menjadi pendukung Joko Widodo. Yusuf Mansur menerima dan ingin menebusnya lewat doa selama 40 hari ke depan.

    "Saya terima salah, saya salah. Untuk menebusnya bismillah 40 malam saya juga mengajak teman-teman kita ngadu kepada Allah. Mau ngadu kepada siapa? Kita demo juga diterimanya di pagar kok, mau apa? Bisa kita percaya sama pemimpin-pemimpin yang kemudian ngobrol dengan pemimpin yang lain? Kita gak tahu apa yang dibicarakan di dalam ruang pertemuan," katanya.

    MARVELA

    Catatan: Judul berita dikoreksi pada pukul 16.33 agar lebih sesuai dengan hasil wawancara. Kami mohon maaf karenanya. Terima kasih.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...