Belajar dari Darius Sinathrya, Donna Agnesia Jadi Teliti Baca Label Makanan

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Donna Agnesia menikah dengan Darius Sinathrya yang enam tahun lebih muda darinya. Pasangan penggemar olahraga ini telah membina rumah tangga selama 13 tahun dengan dikaruniai tiga orang anak. Instagram/@Dagnesia

    Artis Donna Agnesia menikah dengan Darius Sinathrya yang enam tahun lebih muda darinya. Pasangan penggemar olahraga ini telah membina rumah tangga selama 13 tahun dengan dikaruniai tiga orang anak. Instagram/@Dagnesia

    TEMPO.CO, Jakarta -Sebagai orang tua, Donna Agnesia menginginkan asupan gizi terbaik dan seimbang untuk anak-anaknya. Ia pun rajin membaca dan memahami label gizi pada pangan olahan penting untuk memastikan produk yang dibeli sesuai dengan kebutuhan tubuh.

    Donna Agnesia mengaku belajar membaca label makanan karena sang suami, Darius Sinathrya. Menurut dia, Darius sangat memperhatikan hal-hal terperinci seperti label gizi. "Aku belajar baca label pangan karena Darius, dia orangnya lebih detail, lebih perfeksionis," ujar Donna dalam webinar Cara Cerdas Memilih Produk Pangan, Rabu, 30 September 2020.

    Hal pertama yang diperhatikan Donna saat membeli produk olahan biasanya adalah masa kedaluwarsa. Tapi setelah menjadi orangtua, dia dan Darius menjadi lebih teliti demi memastikan asupan garam, gula dan lemak dari hidangan yang disantap buah hatinya betul-betul seimbang.

    Tidak berlebihan, tapi juga tidak kekurangan. Sebab, anak-anaknya punya aktivitas segudang. Bukan cuma sibuk di sekolah, tapi mengikuti ekstrakurikuler dan aktivitas fisik lainnya. "Penginnya semua serba seimbang gizinya. Selain sehat, kan harus seimbang," ujar Donna.Donna Agnesia bersama suami, Darius Sinathrya, dan ketiga buah hatinya, yaitu Sabrina, Lionel, dan Diego. Instagram.com/@dagnesia

    Selama pandemi, aktivitas belanja biasanya dilakukan berdua oleh Darius Sinathrya. Saat itu, Donna akan menyerahkan urusan memeriksa label gizi kepada sang suami. "Kalau baca belakang kemasan produk pangan, banyak banget tulisannya, kecil-kecil. Kalau belanja sama Darius, aku suruh dia yang baca, aku lihat bagian (tulisan) yang besar saja, mata sudah plus," kata Donna.

    Donna pun menyambut baik adanya terobosan baru dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) agar label gizi dibuat lebih sederhana dan mudah dimengerti. Produk minuman siap konsumsi serta mi instan dan pasta instan yang memenuhi kriteria batasan kandungan gula, garam dan lemak yang sudah ditetapkan pun dapat mencantumkan logo "Pilihan Lebih Sehat".


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.