Niat Ngevlog, Sophia Latjuba Malu Berbicara Sendiri di Depan Umum

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sophia Latjuba. instagram.com/sophia_latjuba88

    Sophia Latjuba. instagram.com/sophia_latjuba88

    TEMPO.CO, JakartaSophia Latjuba mengunggah video saat pergi bersama buah hatinya, Manuella Aziza ke Singapura. Tapi, ia mengaku bahwa niat untuk melanjutkan membuat vlog tersebut harus terhenti karena malu.

    "Jadi kemarin pas ke Singapore ceritanya mau bikin vlog sama Manuella. Sampai di sana males diteruskan," katanya pada keterangan video tengah berjalan-jalan dengan putri bungsunya, yang diunggah di akun Instagramnya pada Rabu, 23 Oktober 2019. 

    Sophia menyadari, ia merasa terlalu memalukan berbicara dengan kamera sendiri di depan umum. "Kedua, saya tidak tahu harus berkata apa dan terlalu banyak waktu yang dihabiskan untuk mencari kabel pengisian daya untuk kamera," ujarnya menambahkan.

    Pada video yang diunggah itu, ibu dua anak ini mengabadikan momen saat mereka berada di bandara sebelum berangkat ke Singapura. Wanita yang sempat dekat dengan Ariel Noah itu pun juga memperlihatkan ia dan putrinya berada di dalam pesawat yang memperlihatkan kedekatan di antara mereka.

    Dewi Lestari atau Dee Lestari, penulis buku Perahu Kertas pun juga turut mengomentari unggahan Sophia tersebut. Ia setuju dengan pernyataan Sophia ini. "Saya tau! Makanya aku tak jadi blogger," tulis Dee Lestari di kolom komentar.

    Warganet juga banyak yang setuju dengan pendapat perempuan yang tetap terlihat segar di usia 49 tahun ini.  Tapi, ada juga yang menyambut hangat jika Sophia mau membuat akun Youtube
    "Pasti bakal subscribe kalo ka @sophia_latjuba88 bkin vlog," tulis akun @marquyen. 
    Unggahannya ini sudah dilihat lebih dari 100 ribu orang dalam waktu 2 jam.

    MARVELA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.