Iwa K yang Abadi Lewat Film dan Konser Bebas

Reporter:
Editor:

Istiqomatul Hayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dari kiri: sutradara Riri Riza, artis Sheryl Sheinafia, Iwa K dan Maizura saat mengikuti konferensi pers Konser BEBAS Pesta 90-an di LiveSpace, Jakarta, Jumat, 27 September 2019. Konser ini juga akan dimeriahkan para pemain Film BEBAS, yaitu Sheryl Sheinafia dan Maizura. TEMPO/Nurdiansah

    Dari kiri: sutradara Riri Riza, artis Sheryl Sheinafia, Iwa K dan Maizura saat mengikuti konferensi pers Konser BEBAS Pesta 90-an di LiveSpace, Jakarta, Jumat, 27 September 2019. Konser ini juga akan dimeriahkan para pemain Film BEBAS, yaitu Sheryl Sheinafia dan Maizura. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Rap Iwa K, dapat dikatakan tak lekang oleh waktu. Namanya dan juga lagu Bebas yang begitu populer di era 90-an masih dinyanyikan hingga saat ini. Malah, kini ada versi barunya dari lagu tersebut.

    Lagu Bebas ini diangkat menjadi film yang akan tayang pada 3 Oktober dan juga sebuah konser yang beru saja dilaksanakan Jumat kemarin. " Enggak nyangka juga, bukan cuma lagu Bebas saja. Ketika bermusik itu juga berbicara attitude, percaya aja attitude yang kita bawain ke atas panggung, kita buat bikin seneng dan hibur orang," tutur Iwa K di Live Space, Jumat, 27 September 2019.

    Konser Bebas merupakan rangkaian promosi dari film Bebas yang digarap oleh sutradara Riri Riza dan skenarionya ditulis oleh Mira Lesmana. Di konser ini, bukan Iwa K saja yang tampil.

    Berbagai penyanyi yang berjaya pada era 90-an dan saat ini disatukan kembali di sebuah panggung. Mereka menghidupkan kembali keceriaan musik 90-an, setelah lebih dari 20 tahun genre musik populer di Indonesia berubah-ubah.

    Kembalinya nuansa 90-an juga dirasakan oleh Iwa K. Ia mengatakan lima tahun belakangan, tren 90-an kembali lagi populer di kalangan muda. Iwa pun merasakan kegembiraan 90-an di konser Bebas ini.

    Zaman telah berubah, Iwa yang sekarang menjadi penyanyi senior, begitu mengayomi para musikus muda yang ingin berkolaborasi dengannya. Bahkan ia tidak masalah jika aransemen lagunya diubah.

    "Buat gue kolaborasi itu kayak rekreasional, mengenal temen bermusik dari segi musik ya. Bisa memahami musik dan mengkolaborasikan dengan attitude kita," tutur Iwa K.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.