Sri Asih, Jagoan Perempuan Pertama Indonesia

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sutradara Upi memberikan keterangan didampingi Pevita Pearce saat peluncuran film Sri Asih di Jakarta, Sabtu, 21 September 2019. Film Sri Asih yang tayang pada 2020 ini mengangkat sosok perempuan kuat dan berkarakter. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Sutradara Upi memberikan keterangan didampingi Pevita Pearce saat peluncuran film Sri Asih di Jakarta, Sabtu, 21 September 2019. Film Sri Asih yang tayang pada 2020 ini mengangkat sosok perempuan kuat dan berkarakter. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Jagat Sinema Bumilangit meluncurkan sebuah video pendek tentang salah satu jagoannya Sri Asih. Film yang akan tayang pada 2020, ini akan diperankan oleh Pevita Pearce sebagai Sri Asih, jagoan perempuan pertama Indonesia.

    Dalam video tersebut tercantum Sri Asih diciptakan oleh komikus Indonesia, Raden Ahmad Kosasih. "Cerita bergambar Sri Asih diterbitkan pertama kali pada 1954 oleh penerbit Melodi, Sri Asih juga merupakan jagoan perempuan pertama Indonesia," tulis Bumilagit di akun resminya, Minggu, 22 September 2019.

    Kosasih menciptakan karakter Sri Asih yang merupakan titisan Dewi Asih. Sri Asih merupakan orang-orang terpilih di setiap zaman untuk menegakkan keadilan. "Dengan menyebut nama Dewi Asih, orang tersebut dapat berubah menjadi Sri Asih," katanya.

    Pada 1954, Sri Asih pernah dijadikan film oleh Turino Junaedi dan dibintangi Mini Maryani. Kini Sri Asih diolah kembali menjadi film oleh Bumilagit Studio. Medalami karakter Sri Asih membuat Pevita Pearce belajar bela diri. Dia berlatih dengan Iko Uwais, aktor sekaligus atlet martial art, untuk memperdalam karakter tersebut.

    Aktris Pevita Pearce memberikan keterangan didampingi sutradara Upi saat peluncuran film Sri Asih di Jakarta, Sabtu, 21 September 2019. Film ini merupakan kelanjutan dari seri superhero Indonesia setelah Gundala. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Persiapannya pun tidak main-main. Pevita Pearce digembleng selama sembilan bulan untuk meresapi karakter Sri Asih. "Aku mulai dari nol, enggak bisa action sama sekali. Tantangan untuk bisa semua koreografi," ujar Pevita.

    Film jagoan perempuan ini, juga diarahkan oleh sutradara perempuan, Upi. Dia begitu tertantang mendapatkan tawaran untuk menggarap film ini meski mengaku bukan pembaca komik jagoan. "Saya enggak pernah bersinggungan dengan Sri Asih. Saya takjub, dia jagoan perempuan pertama Indoensia. Penulishnya R.A. Kosasih yang sangat saya kagumi," tutur Upi.

    CHITRA PARAMAESTI | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.