Mawar de Jongh Rilis Lagu Lebih dari Egoku, Sulit Artikulasi R

Reporter:
Editor:

Rini Kustiani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktris Mawar De Jongh saat menghadiri peluncuran trailer film Perburuan dan Bumi Manusia di Epicentrum XXI, Jakarta. TEMPO | Chitra Paramaesti.

    Aktris Mawar De Jongh saat menghadiri peluncuran trailer film Perburuan dan Bumi Manusia di Epicentrum XXI, Jakarta. TEMPO | Chitra Paramaesti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Mawar de Jongh meluncurkan lagu kedua berjudul 'Lebih Dari Egoku'. Lagu ini menceritakan seseorang yang berulang kali mengalah demi sang kekasih.

    Berbeda dengan lagu pertama yangberjudul 'Heartbeat', alunan musik 'Lebih Dari Egoku' lebih banyak bernuansa akustik dengan ketukan dan ritme yang menonjolkan suara Mawar. "Lagu ini berbeda dengan single sebelumnya karena memiliki makna pengorbanan yang begitu dalam," kata Mawar de Jongh dalam keterangan pers, Sabtu 14 September 2019.

    Aktris Mawar Eva de Jongh saat ditemui disela peluncuran original soundtrack dan edisi cover poster film Serendipity di Jakarta, 27 Maret 2018. Dalam film ini, Mawar berperan sebagai Rani yang kehidupannya berubah setelah sang ayah meninggal dunia dan meninggalkan utang hingga memaksanya menjadi lady escort. TEMPO/Nurdiansah

    Mawar menjelaskan kisah lagu ini banyak dialami oleh mereka yang sedang menjalin hubungan cinta. Buktinya, menurut dia, tak sedikit orang di media sosial yang menceritakan begitu banyak pengorbanan mereka untuk pasangannya.

    Saat menyanyikan lagu ini, Mawar mengaku mengalami kesulitan saat mengartikulasikan huruf R. "Aku kalau ngomong sebenernya artikulasi r-nya memang agak susah," kata dia. "Antara enggak kedengeran sama sekali atau sekalinya jelas terdengar itu lantang." Dalam lagu Lebih dari Egoku, Mawar de Jongh berusaha menyanyikan lirik lagu dengan pelafalan yang pas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.