Sebuah Jalan di New York Akan Pakai Nama Stan Lee

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Legenda dunia komik dan pendiri Marvel Comics, Stan Lee menjadi salah satu tokoh dunia hiburan yang berpulang pada 2018. Lee meninggal dalam usia 95 tahun setelah mengalami serangan jantung dan gangguan pernapasan. REUTERS/Mario Anzuoni

    Legenda dunia komik dan pendiri Marvel Comics, Stan Lee menjadi salah satu tokoh dunia hiburan yang berpulang pada 2018. Lee meninggal dalam usia 95 tahun setelah mengalami serangan jantung dan gangguan pernapasan. REUTERS/Mario Anzuoni

    TEMPO.CO, Jakarta - Nama Stan Lee akan digunakan sebagai salah satu nama jalan di New York City.

    Pembuat karakter ikonik seperti Spider-Man, Fantastic Four, Hulk dan X-Men ini sepertinya akan dihormati untuk selamanya di kota yang mendapat julukan Big Apple itu.

    Dewan Kota NYC memberikan suara awal pekan ini untuk memiliki University Avenue di Bronx yang juga bernama Stan Lee Way, demikian dilansir NME, Sabtu.

    Semua yang terjadi sekarang adalah hak walikota Bill De Blasio untuk menandatangani proposal tersebut.

    Sementara itu, Lee pernah mengungkapkan bahwa konser terakhir yang pernah dia kunjungi adalah KISS.

    "Mereka mengundang saya untuk duduk di dekat panggung dan saya menjadi tuli. Musiknya sangat keras sehingga saya harus berlari keluar," kata Lee saat itu.

    "Mungkin itu sekira tahun 1970an, mereka membuat komik Marvel saat itu dan aku berteman dengan mereka. Mereka dibuat untuk terlihat seperti pahlawan super," lanjutnya.

    Dia menambahkan, "Saya ingat Gene (Simmons, bassis/penyanyi) datang ke kantor saya mengenakan sepatu besar miliknya ketika dia mengenakan kostum secara bersamaan. Dia bilang 'Bagaimana menurutmu Stan, apakah ini terlihat benar?'' Saya jawab, 'Orang-orang pasti akan mengingatmu."

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Imam Nahrawi dan Para Menteri di Pusaran Korupsi

    KPK menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi sebagai tersangka. Artinya, dua menteri kabinet Presiden Joko Widodo terjerat kasus korupsi.