Gading Marten Menjadi Aktor Terbaik di Piala Maya

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gading Marten meraih penghargaan Aktor Utama Pilihan Tempo 2018 dalam film Love for Sale. Ia menyisihkan dua nominator lainnya dalam  Festival Film Tempo 2018. TEMPO/Ijar Karim

    Gading Marten meraih penghargaan Aktor Utama Pilihan Tempo 2018 dalam film Love for Sale. Ia menyisihkan dua nominator lainnya dalam Festival Film Tempo 2018. TEMPO/Ijar Karim

    TEMPO.CO, Jakarta- Aktor Gading Marten kembali dinobatkan sebagai aktor terbaik, berkat tokoh yang diperankannya di film Love For Sale. "Thank you banget, sorry sayang enggak punya baju kembang-kembang, tapi piala maya bikin hati saya berkembang-kembang." ujar dia dalam sambutannya di Hotel Wyndham Casablanca, Jakarta, Sabtu, 19 Januari 2019.

    Gading mengalahkan beberapa aktor ternama, seperti Iqbaal Ramadhan di film Dilan 1990, Ringgo Agus Rahman di film Keluarga Cemara, Adipati Dolken di film Teman Tapi Menikah, dan Vino G. Bastian di film Wiro Sableng Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212.

    Sebelumnya, Gading juga memenangkan Piala Citra untuk kategori pemerian utama pria terbaik. Piala tersebut dia dapatkan atas perannya di film Love For Sale. Dalam Festival Film Tempo 2019, Gading Marten mendapatkan anugerah Aktor Pilihan Tempo.
    Love for Sale mengisahkan Richard (Gading Marten), seorang jomblo abadi yang memiliki kehidupan sepi. Walau sudah mapan, dia hanya ditemani piarannya, seekor kura-kura bernama Kelun. Kehidupannya tidak ada gairah sama sekali dan hanya diisi pekerjaan. Suatu waktu, Rudy Jaelani (Rizky Mocil) sebagai teman Richard, menantangnya untuk membawa pasangan untuk menghadiri pernikahannya.

    Bingung mengajak siapa, akhirnya melalui sebuah aplikasi penyedia jasa teman kencan bernama Love.Inc, Richard menemukan pasangan, seorang wanita cantik bernama Arini (Della Dartyan). Awalnya Arini memang hanya untuk semalam saja. Tetapi ternyata Arini lebih dari sekadar teman kencan kilat.

    Selain aktor film Love For Sale, skenario dalam film ini juga menjadi juara dalam ajang tahunan perfilman ini. Desain posternya pun mendapatkan penghargaan mengalahkan film lainnya.

    Baca: Gading Marten Bawa Pulang Piala Citra Lewat Peran Love for Sale

    Love for Sale, juga mendapatkan penghargaan naskah terbaik di ajang JAFF (Jogja Netpac Asia Film Festival) dalam kategori Indonesian Screen Awards. Penghargaan ini diberikan kepada Andibachtiar Yusuf dan M. Irfan Ramli selaku penulis naskah filmnya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.