V BTS Ditantang Masak Steak dan Pasta, Bagaimana Rasanya?

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • V BTS. Soompi

    V BTS. Soompi

    TEMPO.CO, Jakarta -Kelompok musik BTS baru saja merilis video baru di akun V Live mereka. Video tersebut sudah lama ditunggu-tunggu oleh Army, sebutan untuk fans BTS. Maklum, kelompok musik ini sudah lama tidak mengunggah video Variety Show Run BTS.

    Dalam episode kali ini, V BTS ditantang untuk memasak pasta dan steak. "Aku bisa memasak, akan aku kerjakan," ujar V dalam video tersebut, 1 Januari 2019.

    Dalam lomba memasak antar personel BTS ini, seorang koki populer asal Korea, Park Jun Woo, dipercaya untuk memberikan arahan kepada para personel BTS untuk memasak steak dan pasta. Hal pertama yang dilakukan oleh Park ialah memperkenalkan bahan baku untuk memasak steak dan pasta.

    Setidaknya ada empat jenis daging yang digunakan para personel BTS untuk memasak steak. Kegiatan memasak itu dimulai dengan mengocok putih telur. "Ini cukup melelahkan," ucap V BTS.

    Usai mengocok telur, mereka mulai menimbang mentega yang akan digunakan untuk kelengkapan memasah steak. Dimulai dengan memotong satu-persatu balok mentega dan menimbangnya untuk medapatkan angka yang presisi.Boyband BTS. soompi.com

    Park mengajarkan mereka bagaimana memilih bahan-bahan untuk memasak steak dan pasta. Para personel BTS diberi waktu beberapa jam untuk memulai masak dan membersihkan dapur.

    Dalam tayangan terakhir lomba memasak ini, belum disebutkan sejauh mana para personel BTS, terutama V BTS, dalam menyelesaikan misi memasak ini. Pengumumannya akan di tayangkan pada eposide 58.

    Baca: Jimin BTS Luncurkan Promise, Lagu Pertama Ciptaan Sendiri

    Video yang berdurasi 24 menit ini, diunggah baru 16 jam yang lalu, namun sudah ditonton sebanyak 6,3 juta kali dan disukai 205 juta penggemarnya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.