Sibuk Nyaleg, Ini yang Dirindukan Giring Ganesha Dari Nidji

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nidji memamerkan helm Stormtrooper Star Wars yang didesain sendiri oleh masing-masing personel di kantor Walt Disney, Jakarta, 21 Oktober 2015. TEMPO/Luhur Tri Pambudi

    Nidji memamerkan helm Stormtrooper Star Wars yang didesain sendiri oleh masing-masing personel di kantor Walt Disney, Jakarta, 21 Oktober 2015. TEMPO/Luhur Tri Pambudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Vokalis band Nidji, Giring Ganesha memutuskan terjun ke dunia politik. Dirinya pun sibuk kampanye ke daerah pemilihan. Kesibukan barunya itu membuat Giring merindukan momen ketika masih aktif ngeband bersama Nidji.

    "Yang paling ngangenin itu guyonannya. Cela-celaannya, nyelain Randy, Ariel nyelain Andro. Ariel kalau nyela tajem banget bikin sakit hati. Terus yang dikangenin di studio jamming, menciptakan keajaiban notasi, banyak yang dikangenin, rekaman juga," ucap Giring Ganesha saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta, Senin.

    Sepeninggal Giring, kini Nidji mencari vokalis baru untuk meneruskan kiprah band pelantun lagu "Biarlah" tersebut di belantika musik Indonesia. Mengenai hal ini, Giring pun memberikan komentarnya.

    "Nidji butuh yang baru dan fresh. Gue udah denger demo materi baru, bikin merinding. Kalau saya yang nyanyiin, jadi Nidji. Kalau orang lain yang nyanyi akan berbeda dan bakal gokil," kata Giring.

    Baca: Pasca Vakum Setahun, Nidji Buka Audisi Untuk Isi Vokalis

    Giring pun berharap suatu saat bisa mendengar lagu Nidji dimainkan di seluruh stasiun radio dengan formasi vokalis baru penerus dirinya. "Gue pengin dengerin radio, lagu Nidji gua dengar tanpa gua. Mereka mendukung impian saya, dan saya akan mendukung impian mereka," tutup Giring.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.