Gisella Anastasia - Gading Marten: Perceraian Jalan Terbaik

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gugatan perceraian datang dari Gisella Anastasia kepada Gading Marten di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan beberapa hari yang lalu.  TABLOIDBINTANG.COM

    Gugatan perceraian datang dari Gisella Anastasia kepada Gading Marten di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan beberapa hari yang lalu. TABLOIDBINTANG.COM

    TEMPO.CO, Jakarta -Gisella Anastasia dan Gading Marten sepakat untuk berpisah. Mereka menganggap perceraian sebagai jalan terbaik untuk kehidupan masing-masing ke depannya.

    "Kalau ada yang bilang ‘terbaik buat kalian tapi enggak buat anak’, itu kembali ke cara pandang dan komitmen untuk membesarkan anaknya," ujar Gisella Anastasia, di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin, 3 Desember 2018.

    "Kembali lagi ya semua orang berbeda, dan mudah-mudaha kita berdua diberi kebijaksanaan. Seperti menunaikan tugas dari Tuhan dan profesionalisme kita untuk menjaga anak," sambungnya.

    Sejauh ini hubungan Gading Marten dan Gisella Anastasia masih terjalin baik. Mereka tetap bisa meluangkan waktu bersama demi sang buah hati.

    "Enggak dijadwalin. Mau ketemu ya ketemu aja. Kita juga masih bisa main bareng. Kita kan bercerainya bukan yang berantem cakar cakaran," ujar Gisella Anastasia.Gading Marten - Gisella Anastasia kompak di pertunjukan balet Gempi. (Instagram)

    Di kesempatan yang sama, Gisella Anastasia meminta kepada masyarakat untuk menghargai keputusan yang telah diambilnya bersama Gading Marten. Apalagi hanya mereka berdua yang tahu duduk perkara sebenarnya, hingga akhirnya memutuskan berpisah.

    Baca: Sepakat Bercerai, Gisella - Gading Marten Tetap Kompak Asuh Gempi

    "Sebenarnya niat kita untuk bisa baikan itu udah sangat bisa dibilang hampir mulus rencana kita untuk itu. Cuma karena orang-orang begini-begini jadi puyeng aja sih," kata Gisella Anastasia.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.