Rudy Wowor Mengidap kanker Prostat, Semangat Hidupnya Tinggi

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rudy Wowor. TEMPO/Nurdiansah

    Rudy Wowor. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Desainer Yongki Komaladi bersyukur masih sempat menjenguk gurunya, Rudy Wowor sebelum aktor senior tersebut wafat, Jumat pagi, 5 Oktober 2018. Tepat kemarin, Kamis Yongki bersama rekannya Ellen Tendean. "Kemarin saya nengok dia, semangatnya masih luar biasa," tutur Yongki kepada Tempo, Jumat 5 Oktober 2018. "Dia mencoba melepas masker oksigennya untuk memanggil saya dan Ellen," sambung Yongki.

    Meski terlihat cukup repot dengan kondisi menggunakan masker oksigen, di mata Yongki, Rudy tak terlihat kesakitan saat menyambut kedatangan kawannya. Tubuhnya sudah mengurus, ujar Yongki. Rudy diketahui mengidap kanker prostat cukup lama, keamrin mereka masih sempat mengobrol. "Sudah dari beberapa tahun, tapi sampai beberapa waktu lalu dia masih aktif mengajar," terang Yongki.

    Rudy Wowor dikenal sebagai seorang penari, koreografer, juga model sebelum dirinya terjun bermain peran. Aktivitas di dunia tari dan modeling rupanya masih ia geluti belakangan ini. Di awal tahun 80-an, saat Yongki terjun ke dunia modeling, ia sempat meminta Rudy untuk mengajarinya privat. Siapa sangka menurut Yongki, didikan Rudy sangat ketat dan tegas. "Kalau orang tak mengenal dia mungkin akan menilai lain. Dia sangat tegas dan jiwa seorang model, koreografer ada dalam dirinya bukan hanya tampilan luar saja," kata Yongki.

    Baca: Aktor dan Koreografer Senior, Rudy Wowor Meninggal

    Satu hal yang juga tak banyak diketahui, Rudy Wowor juga seorang penulis untuk majalah mode. Ia diketahui menguasai beberapa bahasa asing dan sempat menjadi penulis untuk berbagai harian di beberapa negara.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.