Dihujat Penggemar Lisa Blackpink, Young Lex : Santai Saja

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Young Lex. ANTARA

    Young Lex. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta -Young Lex menjadi sorotan karena videonya saat unboxing album girl band Blackpink. Di tengah-tengah video itu, Young Lex mengucapkan kata-kata yang disensor, yang menurut netizen dan para Blink, sebutan fans Blackpink, melecehkan Lisa Blackpink.

    Baca:
    Shopee Batal Undang Young Lex di Meet and Greet Lisa BlackPink
    Lisa Blackpink Unggah Foto Terbaru, Tak Menggubris Ancaman Haters

    Penyanyi yang memiliki nama asli Samuel Alexander Pieter ini tidak menyesali perbuatanya yang membuat beberapa fans Lisa di Indonesia marah. Menurut dia, hujatan itu akan mereda seiring berjalannya waktu.

    "Sangat sangat tidak menyesal. Ngapain nyesel? Serangannya paling satu minggu, santai aja. Sudah mereda. Sudah ilang kan? Memang untuk benci itu butuh banyak tenaga dari pada cinta," ujar Young Lex di Plaza Senayan, Jakarta, Selasa 1 Agustus 2018.

    Ia menegaskan, ucapannya tak ditujukan pada Lisa Blackpink sebagai penghinaan. Young Lex menyayangkan sikap penggemar member girlband itu yang dinilainya berlebihan.Lisa Blackpink. Soompi

    " Yailah itu becanda becanda aja sambil liat review becanda. Enggak semuanya yang gue omogin itu serius. Sekarang omongan gw positif dan konteksnya bercanda lo harus bener-bener percaya gw bener dalam omongan ini," jelasnya.

    Young Lex mengaku sudah kebal dengan cacian dan komentar negatif yang ditujukkan kepadanya. Sebab, Dia tidak terlalu memusingkan mengenai beberapa komentar negatif yang terus menyerangnya.

    " Sudah kebal sih, sudah kebal. Maksudnya ya, kalau gue pribadi, gue mindset-nya ‘gue ya gue, suka suka lo, suka suka gw, juga jadi lo mau ngapain aja, ya gue mau ngapain aja'. Kalo gue begitu," kata Young Lex.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.