Hari Moekti, Mantan Rocker 80-an Dikabarkan Meninggal

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Hari Moekti (Harimoekti.com)

    Hari Moekti (Harimoekti.com)

    TEMPO.CO, Jakarta -Rocker era 80-an, Hari Moekti dikabarkan meninggal. Kabar tersebut tersebar melalui grup pesan Whatsapp wartawan malam ini.

    Baca: Harry Moekti dan Ketenangan Hidup

    "Telah meninggal dunia jam 20.49 hari ini (Ahad, 24 Juni 2018), kakak tercinta, sahabat pejuang, pendakwah pemberani Hariyadi Wibowo atau Ustadz Hari Moekti. Doanya, semoga arwah kakanda pejuang diterima disisi Allah SWT," demikian pesan yang tertulis.

    Melalui pesan yang tersebar, disebutkan sumber pesan berasal dari Moekti Chandra, adik dari Hari Moekti.

    Selanjutnya menyusul pesan yang disebutkan berasal dari kakak Hari Moekti, Tuti yang menyampaikan informasi pemakaman jenazah mantan personel Band Krakatau tersebut.

    Dikabarkan jenazah Hari Moekti dimandikan dan disalatkan di rumah kakaknya tersebut. Rumah berlokasi di Komplek Pemda Padasuka Blok H 7980 Cimahi.

    Setelah disalatkan jenazah Hari Moekti akan segera dibawa ke Bogor untuk dimakamkan di sana esok pagi.

    Hari Moekti menghabiskan masa kecil dan remajanya di daerah Cimahi dan Bandung. Ia lahir pada 25 Maret 1957. Belum diketahui pasti penyebab wafatnya Hari Moekti.

    Hari Moekti meniti karier sebagai musikus kala menetap di Semarang saat mengikuti perpindahan tugas sang ayah yang berprofesi sebagai tentara. Di puncak kariernya, Hari Moekti lantas memutar arah. Ia menarik diri dari dunia hiburan dan lebih mendekatkan diri dengan kehidupan sederhana dan agama. Beberapa tahun terakhir sosoknya muncul berbeda. Ia bukan lagi rocker yang dikenal lewat beberapa tembang lawas seperti Ada Kamu.

    Langkahnya berhijrah mengarahkan dirinya menjadi pendakwah. Meski begitu Hari Moekti masih menggunakan nama panggungnya kala menjadi musikus.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.