Selasa, 11 Desember 2018

Pecat Lucinta Luna, Ini Curahan Hati Ratna Pandita

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lucinta Luna (kanan) berfoto dengan rekan duetnya, Ratna Pandita dalam Duo Bunga. Lucinta dikenal sering mengunggah foto-foto narsisnya di media sosial. Instagram.com/@Lucintaluna

    Lucinta Luna (kanan) berfoto dengan rekan duetnya, Ratna Pandita dalam Duo Bunga. Lucinta dikenal sering mengunggah foto-foto narsisnya di media sosial. Instagram.com/@Lucintaluna

    TEMPO.CO, Jakarta - Ratna Pandita secara resmi memecat Lucinta Luna sebagai teman duetnya di Duo Bunga sejak Sabtu, 23 Juni 2018. Didampingi pengacara Arif Razman Nasution selaku kuasa hukumnya, Ratna Pandita mengungkapkan kekecewaanya pada Lucinta Luna.

    Baca:
    Lucinta Luna Dipecat, Pasangan Duet Tak Tahan Perisakan
    Lucinta Luna Didepak dari Duo Bunga Karena Isu Transgender

    Ratna Pandita mengaku merasa dirugikan lantaran kecurangan Lucinta Luna dan manajemen yang menanganinya.

    "Nama Duo Bunga kan untuk kerja, show-show di luar kota, tapi dia serakah, manajemen juga malah (curang), mereka mau menaikkan seorang, artisnya sendiri aja, bukan Duo Bunga,” ujar Ratna Pandita dalam jumpa pers di Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu, 23 Juni 2018. Ratna Pandita Duo Bunga bersama kuasa hukumnya. Tabloidbintang.com

    Ratna Pandita juga merasa dianaktirikan oleh manajemen sekarang yang lebih menonjolkan Lucinta Luna. Banyak kontrak atas nama Duo Bunga tapi Ratna Pandita tak pernah diberi tahu.

    "Contohnya nih mereka ke Lampung, ada foto Lucinta Luna bareng dengan Ratna. Tapi kegiatan itu saya enggak tahu," beber Ratna Pandita.

    Simak: Ratna Pandita Benarkan Lucinta Luna Dulunya Laki-laki

    Kejadian tersebut, menurut Ratna Pandita sudah cukup sering. "Makannya saya prihatin sekali dengan keadaan ini. Manajer sekarang itu seenaknya aja, tinggal melempar. Tapi Duo Bunga semakin naik, mereka keliatan serakah. Kalau ada job itu dikasih Lucinta Luna sendiri, padahal kan Duo Bunga," kata Ratna Pandita.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Peringkat Indonesia dalam Indeks Persepsi Korupsi 1995 - 2017

    Sejak kehadiran KPK pada 2002, skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hingga 2017 menanjak 18 poin yang berarti ada di peringkat 96 dari 180 negara.