Syamsul Fuad Nilai Film Benyamin Tak Laku Lantaran Salah Sasaran

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Film Benyamin Biang Kerok. Grabmyshow.co.id

    Film Benyamin Biang Kerok. Grabmyshow.co.id

    TEMPO.CO, Jakarta - Syamsul Fuad, penulis asli cerita film Benyamin Biang Kerok, menertawakan gugatan balik Ody Mulya dari rumah produksi MAX Pictures ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Ody menuntut Rp 50 miliar karena merasa dirugikan oleh Fuad.

    Syamsul Fuad merasa lucu karena dianggap bertanggung jawab atas kerugian film Benyamin Biang Kerok.

    Baca: Benyamin Biang Kerok Bakal Dipecah Jadi Dua Film

    "Saya ketawa. Semua orang juga coba lihat, banyak yang ketawa. Mereka, kok, nyalahin saya. Mereka bilang, kok, Pak Fuad yang disalahin," ujar Syamsul Fuad di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis, 19 April 2018.

    Berdasarkan pengalamannya, Syamsul Fuad menilai film Benyamin Biang Kerok garapan Hanung Bramanryo sepi penonton karena tidak tepat sasaran. "Saya sebagai orang film, saya katakan bahwa mereka (produser) salah sasaran," tuturnya.

    Syamsul pun mengkritik film Benyamin produksi MAX Pictures dikemas tanpa memikirkan status sosial penonton.

    Menurut Syamsul Fuad, kalau dirinya membuat film Benyamin Biang Kerok, ia akan membuat sesuai dengan segmentasi penonton. "Saya bikin yang menengah ke bawah. Saya sebagai orang film saya katakan bahwa mereka salah sasaran. Tidak bisa dicerna sama penonton," kata Syamsul Fuad. "Jadi film komedi tidak lucu, tidak laku, ya, gagal. Itu hukumnya."

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.