Rabu, 19 September 2018

Serial Televisi Star Wars akan Digarap Sutradara Film Iron Man

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Film Star Wars Rogue One (2016)

    Film Star Wars Rogue One (2016)

    TEMPO.CO, Jakarta - Sutarada film Iron Man dan Jungle Book, Jon Favreau akan menjadi penulis skenario dan memproduksi serial televisi Star Wars. Serial ini rencananya akan ditayangkan melalui layanan streaming Walt Disney Co.

    Baca: Star Wars: The Last Jedi, Sebuah Episode Perpisahan

    Dikutip dari Reuters, kabar ini dibenarkan oleh pihak Disney pada Kamis, 8 Maret 2018. Keterlibatan Favreu bukan pertama kalinya dalam produksi Star Wars. Sebelumnya, Favreau pernah menjadi pengisi suara untuk karakter dalam serial animasi Star Wars: The Clone Wars.

    Favreu, yang tengah terlibat dalam produksi film remake The Lion King bersama Disney, juga pernah ikut berpartisipasi dalam dalam film Solo: A Star Wars Story yang akan tayang pada Mei 2018.

    Favreau sendiri mengaku tak menyangka bisa ditunjuk sebagai sutradara untuk serial televisi Star Wars. "Jika Anda mengatakan bahwa saya akan menjadi sutradara serial Star Wars ini kepada saya saat berusia 11 tahun, saya tidak akan percaya. Saya tidak sabar untuk menjalani petualangan ini," kata Favreau.Star Wars: The Last Jedi. youtube.com

    Saat ini Disney memang tengah mengembangkan jalan cerita Star Wars ke dalam serial televisi yang cocok untuk ditonton keluarga. Serial ini rencananya akan ditayangkan melalui layanan streaming mereka secara langsung mulai tahun depan.

    Baca: Desain Saudara Toyota Agya Eropa Mirip Karakter di Film Star Wars

    Hal ini merupakan bagian dari langkah mereka untuk mengambil pasar penonton daring yang mulai meninggalkan saluran televisi konvensional. Sampai saat ini, Disney belum menentukan tanggal rilis serial televisi Star Wars tersebut.

    REUTERS | BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    TGB Muhammad Zainul Majdi dan Divestasi Tambang Emas Newmont

    KPK mengusut aliran dana ke rekening TGB Muhammad Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat. Dana itu diduga berkaitan dengan Newmont Nusa Tenggara.