Kamis, 21 Juni 2018

Nenek Bocah ACB Tuding Tyas Mirasih Ingin Kuasai Harta Warisan

Reporter:
Editor:

Nunuy Nurhayati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maryke Harris Pohu yang menuduh Tyas Mirasih merebut cucunya. Tabloidbintang.com

    Maryke Harris Pohu yang menuduh Tyas Mirasih merebut cucunya. Tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Tyas Mirasih dituduh telah membawa kabur seorang bocah perempuan berinisial ACB. Maryke Harris Pohu, nenek bocah tersebut, mengatakan cucunya dibawa Tyas Mirasih sejak November 2017 sampai sekarang.

    Baca: Nenek Bocah ACB Curhat di TV, Tyas Mirasih Tulis Kalimat Sindiran

    Tyas Mirasih juga dituding menyimpan harta almarhum Billy Arifin Pohu, ayah ACB.  ACB, menurut Maryke, adalah pewaris tunggal.

    "Kalau Sisilia (istri Billy), enggak punya apa-apa. Inilah yang saya perjuangkan, bukan untuk saya," ujar Maryke di Trans TV, Jl.Tendean, Jakarta Selatan, Jumat, 9 Maret 2018.

    Menurut Maryke, Tyas Mirasih sudah mengantongi uang puluhan juta dan surat berharga kepemilikan mobil. "Karena belum apa-apa si Tyas udah minta duit 30 juta lah, mobil diambil. Mintanya ke Regi, Regi itu karyawan anak saya (almarhum Billy)," kata Maryke.Tyas Mirasih. Tabloidbintang.com

    Maryke menceritakan, semua warisan yang ditinggalkan untuk ACB berasal dari putranya yang meninggal pada 2012. Istri Billy, Sisilia Supriadi meminta sejumlah dokumen penting setelah Billy meninggal.

    Sisilia meninggal pada November 2017. Kini dokumen penting serta akte kelahiran Amandine yang semula disimpan Sisilia, berada di tangan Tyas Mirasih.

    "Buktinya ada di Regi, apa yang dikasih, apa yang diminta, Regi yang tahu semua. Semua surat ada di Tyas, dari asuransi, paspor, akta kelahiran," kata Maryke Harris Pohu.

    Tyas Mirasih sebelumnya telah membantah tuduhan tersebut. Lewat akun Instagramnya, Tyas mengaku tak lagi mengasuh ACB. Menurut dia, bocah perempuan itu kini berada dalam asuhan perempuan bernama Seali Syah Alam.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Hadiah Juara Piala Dunia Terus Melonjak

    Sejak digelar pada 1982, hadiah uang tunai untuk tim pemenang Piala Dunia terus meningkat. Berikut jumlah duit yang diterima para jawara global ini.