Dituntut Satu Tahun Penjara, Ello Minta Direhabilitasi

Reporter:
Editor:

Aisha Shaidra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Ello ditangkap polisi di kediamannya di perumahan Griya Kecapi, Jagakarsa, pada 6 Agustus. Anak penyanyi lawas Diana Nasution itu kedapatan memiliki barang bukti ganja dengan berat kurang dari 5 gram. Hingga kini, persidangannya masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. tabloidbintang.com

    Penyanyi Ello ditangkap polisi di kediamannya di perumahan Griya Kecapi, Jagakarsa, pada 6 Agustus. Anak penyanyi lawas Diana Nasution itu kedapatan memiliki barang bukti ganja dengan berat kurang dari 5 gram. Hingga kini, persidangannya masih bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. tabloidbintang.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa penuntut umum (JPU) dalam tuntutannya meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menjatuhkan hukuman 1 tahun penjara kepada Marcello Tahitoe atau Ello dan Diego Maradona. Sebab keduanya terbukti melakukan penyalahgunaan narkoba dan ditangkap aparat kepolisian.

    Baca: Sempat Ditunda, Ello Dengarkan Tuntutan Jaksa Hari Ini

    Dituntut 1 tahun pidana, Ello sempat berdiskusi singkat dengan tim kuasa hukumnya. Hasilnya, ia mengatakan keberatan dengan tuntutan tersebut. Ello menginginkan dia tidak dijatuhi hukuman penjara, melainkan direhabilitasi.

    "Pembelaan kami, hakim diberikan wewenang dalam UU Pasal 103, agar dia tidak terikat dalam tuntutan, tapi dia bisa memutus. Yaitu bahwa kalau hukumnya dia seorang pengguna layak direhabilitasi, maka hakim bisa memutus dan dia bisa direhabilitasi," kata Chris Sam Siwu selaku kuasa hukum Ello di PN Jakarta Selatan, Selasa, 2 Januari 2018.

    Lebih lanjut, kuasa hukum Ello mengatakan kliennya sangat layak untuk direhabilitasi. Selain mengakui perbuatannya dan menjadi fakta persidangan, Ello juga tidak terlibat dalam peredaran narkoba dan tidak melakukan perbuatan melanggar hukum sebelumnya.

    Dia selama ini juga menjalani proses rehabilitasi dengan baik supaya bisa keluar dari kecanduannya akan obat haram narkoba.

    "Ello merasa rehab ini penting untuk kesembuhan dia, bukan untuk prosedur hukum. Soal putusan hukum sepenuhnya ada pada hakim," tutur Chris Sam Siwu.

    Ello ditangkap Satuan Narkotika Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan di Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada 6 Agustus 2017. Akibat perbuatannya, Ello dijerat dengan Pasal 111 ayat 1 dan 127 ayat 1 huruf a Undang-Undang Narkotika Nomor 23 Tahun 2009.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.